647 Mahasiswa Unair, Berkarya dalam KKN di Banyuwangi

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 647 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam program Belajar Bersama Komunitas (BBK) di Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini berlangsung dari 9 Januari hingga 3 Februari 2024.

Ratusan mahasiswa dari beragam disiplin ilmu telah tiba di Banyuwangi dan disambut oleh Asisten Administrasi Umum Kabupaten Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan pada hari Selasa (9/1/2024).

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi, Prof. Dr. Soetojo, para dosen pembimbing lapangan, serta pejabat Pemkab Banyuwangi juga turut hadir dalam acara penyambutan ini.

“Selamat datang di Banyuwangi. Semoga dengan cepat beradaptasi agar KKN ini dapat berjalan lancar hingga selesai,” ucap Ustadi.

Dalam sambutannya, Ustadi memberikan dua pesan kepada para mahasiswa. Pertama, ia berharap para mahasiswa turut serta dalam usaha menurunkan angka kemiskinan di Banyuwangi. Kedua, ikut terlibat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Baca Juga  Di Banyuwangi Ratusan Pemuda Ikuti Jambore Bebas Sampah

“Kami berharap para mahasiswa dapat terlibat aktif dalam proses ini,” tambah Ustadi.

Mengenai penanggulangan kemiskinan, Ustadi menyampaikan bahwa Pemkab telah menetapkan target menurunkan angka kemiskinan dari 7,34 persen menjadi 6,34 persen.

Pemkab telah merancang tiga strategi utama dalam penanggulangan kemiskinan, yaitu mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin melalui subsidi, meningkatkan pendapatan warga miskin melalui pelatihan padat karya, serta memutus mata rantai kemiskinan dengan meningkatkan akses pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Saat berada di masyarakat, mahasiswa dapat memberikan motivasi kepada anak-anak kurang mampu untuk tidak putus sekolah. Mereka harus memahami bahwa pendidikan merupakan kunci untuk mengakhiri kemiskinan. Dengan pendidikan, mereka memiliki peluang mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik,” jelas Ustadi.

Baca Juga  Tanam Cemara Udang di Bangsring oleh Bupati Anas , Untuk Pulihkan Ekonomi Wisata, dengan Patuhi Prokea

“Memberikan teladan kepada anak-anak di lingkungan KKN adalah hal penting. Sampaikan pesan bahwa pendidikan memiliki peran krusial bagi masa depan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi, Prof. Dr. Soetojo, menjelaskan bahwa ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas akan disebar di 65 desa/kelurahan di tujuh kecamatan, yaitu Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Glagah, Licin, Blimbingsari, dan Singojuruh.

“Kami berharap, selain mengaplikasikan ilmu langsung di masyarakat, para mahasiswa juga dapat berperan dalam mendukung program-program pembangunan di Kabupaten Banyuwangi, khususnya dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan IPM,” ungkap Prof. Soetojo.

Berita Terkait

Kejurkab Silat Jember 2026 Dibuka, Beasiswa dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Tegaskan Madrasah Berhak Setara, Status Wakaf Jangan Jadi Penghalang Akses Bantuan Negara
IPM Peringkat 28 Jatim, Bupati Pasuruan Rusdi Resmikan Gerbang Kembar Tangani 19.857 Anak Tidak Sekolah
Bupati Pasuruan Luncurkan GERBANG KEMBAR, Sasar 19.857 Anak Tidak Sekolah demi Dongkrak IPM 2026
Bupati Asahan Resmikan MTQ dan FSQ ke-57 di Kecamatan Kota Kisaran Timur, 201 Peserta Ambil Bagian
Edufarm Mantup Lamongan Jadi Pusat Belajar Peternakan, DPKH Gandeng Sekolah
APBD 2026 Jombang Fokus Rehabilitasi SMPN Demi Mutu Pendidikan
Kapolres Jombang Beri Pembinaan Pelajar SMK PGRI 1, Tekankan Cegah Kenakalan Remaja

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:20 WIB

Kejurkab Silat Jember 2026 Dibuka, Beasiswa dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:55 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama Tegaskan Madrasah Berhak Setara, Status Wakaf Jangan Jadi Penghalang Akses Bantuan Negara

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:49 WIB

IPM Peringkat 28 Jatim, Bupati Pasuruan Rusdi Resmikan Gerbang Kembar Tangani 19.857 Anak Tidak Sekolah

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:43 WIB

Bupati Pasuruan Luncurkan GERBANG KEMBAR, Sasar 19.857 Anak Tidak Sekolah demi Dongkrak IPM 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:48 WIB

Bupati Asahan Resmikan MTQ dan FSQ ke-57 di Kecamatan Kota Kisaran Timur, 201 Peserta Ambil Bagian

Berita Terbaru

Rekaman CCTV pelaku curanmor di Bangkalan, Selasa (17/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Hukum - Kriminal

Wartawan Korban Curanmor di Bangkalan Kecewa, SP2HP Terhenti Sejak Desember

Selasa, 17 Feb 2026 - 20:12 WIB