Aksi Brutal Gengster di Jembatan Ploso, Remaja Asal Lamongan Jadi Korban

Rabu, 20 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi (AI)

Foto Ilustrasi (AI)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id — Aksi kekerasan yang diduga melibatkan kelompok gangster kembali membuat resah. Seorang remaja asal Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, berinisial YA (16), menjadi korban pengeroyokan di kawasan Jembatan Ploso, Jombang, Jumat (15/8/2025) malam.

Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Kecamatan Tembelang. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan terdapat retakan pada tulang tengkorak, wajah bengkak, dan salah satu matanya lebam.

Ayah korban, Sujianto (43), menuturkan bahwa peristiwa bermula ketika anaknya pulang ngopi bersama seorang teman di tanggul Sungai Brantas, Desa Bedahlawak. Dalam perjalanan pulang, YA berhenti sejenak di Jembatan Ploso untuk berfoto.

“Tidak lama kemudian datang sekelompok pemuda, sekitar enam sampai delapan orang, naik motor. Mereka menanyai alamat, begitu dijawab dari Lamongan, anak saya langsung dikeroyok,” ujarnya, Selasa (18/8/2025).

Sujianto menyebut anaknya mendapat pukulan bertubi-tubi hingga jatuh tersungkur. “Mereka mukul pakai tangan kosong, tapi bertubi-tubi. Setelah itu mereka kabur, meninggalkan anak saya dalam kondisi tak berdaya,” tambahnya.

Akibat serangan itu, YA menderita luka berat. Tim medis menemukan adanya retakan di bagian tengkorak kepala. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif.

“Yang penting anak saya bisa selamat dulu. Kami baru bisa pikirkan laporan resmi setelah kondisi anak membaik,” kata Sujianto.

Kapolsek Ploso, Kompol Purwo Atmojo Rumantyo, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarga korban. Namun ia memastikan akan segera menindaklanjuti kasus tersebut.

“Memang belum ada laporan masuk. Tapi kami akan hubungi keluarga korban untuk memastikan kejadian yang sebenarnya,” ucap Purwo.

Ia menegaskan kepolisian tidak akan tinggal diam menghadapi aksi brutal di jalanan. “Fenomena ini tidak bisa dibiarkan. Kami minta masyarakat segera melapor jika menemukan tindakan serupa, supaya bisa langsung kami tindak,” tegasnya.

Fenomena gangster jalanan belakangan menjadi persoalan serius di sejumlah wilayah Jawa Timur. Beberapa kasus pengeroyokan acak sering muncul di jalan raya hingga menimbulkan korban jiwa maupun luka berat.

Sujianto berharap insiden yang menimpa putranya bisa menjadi perhatian aparat. “Saya tidak ingin ada orang tua lain mengalami hal seperti saya. Semoga kasus ini bisa diusut dan pelakunya ditangkap,” katanya dengan nada harap.

Kompol Purwo juga menegaskan pihaknya siap meningkatkan patroli. “Kami akan intensifkan pengawasan di titik rawan seperti jembatan dan jalur lintas. Ini penting untuk mencegah aksi serupa terulang,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Berita Terbaru