MUARA ENIM, RadarBangsa.co.id – PT Bukit Asam (Persero) Tbk menyalurkan santunan kepada anak yatim, piatu, dan kaum duafa di wilayah Ring I operasional perusahaan selama momentum Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan sosial tersebut digelar secara bertahap mulai 28 Februari hingga 9 Maret 2026 di sejumlah titik di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Program bertajuk Semarak Ramadhan 1447 H ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar area operasional tambang.
Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam, Eko Prayitno, menjelaskan bahwa santunan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat selama bulan suci Ramadhan.
“Melalui kegiatan santunan ini, PTBA berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di wilayah operasional perusahaan,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap, yakni pada 28 Februari, 4 Maret, dan 5 Maret 2026. Bantuan diberikan kepada para santri dari sejumlah pondok pesantren serta anak-anak yang tinggal di panti asuhan di wilayah Ring I perusahaan.
Para pengasuh pondok pesantren dan panti asuhan yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, khususnya para santri dan anak-anak yatim. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut karena dinilai memberi dampak positif bagi lingkungan sosial.
Selain santunan, rangkaian kegiatan Ramadhan PTBA juga akan ditutup dengan acara buka puasa bersama jajaran direksi perusahaan pada 9 Maret 2026. Kegiatan tersebut rencananya akan mengundang para santri dari Pondok Pesantren Al Faroz.
Eko menambahkan, momentum Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
“Momentum ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.
Penulis : Usman/Khailani
Editor : Zainul Arifin


















Komentar