Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi STIKOSA AWS, Dinilai Konsisten Cetak Kaderisasi Pendidik dan Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri kegiatan Puasa Digital di Surabaya, Rabu (26/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri kegiatan Puasa Digital di Surabaya, Rabu (26/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi model kaderisasi pendidikan yang diterapkan STIKOSA AWS atau Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya. Pola regenerasi yang melibatkan alumni sebagai pengajar muda hingga dosen dinilai menjadi kekuatan strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pendidikan dan jurnalistik di Jawa Timur.

Apresiasi itu disampaikan saat kegiatan Puasa Digital yang mempertemukan akademisi, mahasiswa STIKOSA AWS, serta siswa SMK Pra Pancasila 1 dan 2 di Surabaya. Dalam forum tersebut, Lia menilai sistem kaderisasi yang berjalan di bawah naungan Yayasan STIKOSA AWS mampu membangun budaya akademik sekaligus melatih kepemimpinan sejak dini.

“Senang sekali bisa bertemu mahasiswa STIKOSA AWS dan adik-adik dari SMK Pra Pancasila. Kita menjadi saksi bagaimana keberlangsungan generasi di sini dijaga dengan sangat baik,” ujar Lia.

Menurutnya, yayasan secara konsisten memilih siswa dan mahasiswa berprestasi untuk kemudian diberi ruang pengabdian sebagai guru maupun dosen muda bagi juniornya. Pola ini tidak hanya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga menanamkan tanggung jawab sosial dan kepemimpinan.

“Mahasiswa yang berprestasi ditunjuk menjadi dosen muda. Mereka dilatih menjadi tenaga pendidik sekaligus leader. Ini proses kaderisasi yang disiplin dan berkelanjutan,” katanya.

Lia menilai model tersebut relevan dengan kebutuhan penguatan sumber daya manusia di sektor pendidikan dan media. Di tengah tantangan era digital serta tuntutan profesionalisme jurnalisme, keberadaan institusi yang konsisten mencetak pendidik dan jurnalis dinilai penting bagi kepentingan publik.

Ia berharap pola kaderisasi berbasis kolaborasi dan pengabdian ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain di Jawa Timur. “Model keberlangsungan ini adalah kekuatan. Bukan hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga menyiapkan generasi pendidik dan pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru