SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan program revitalisasi sekolah harus menghasilkan perubahan nyata pada kualitas sarana pendidikan, bukan sekadar pemenuhan administrasi atau proyek simbolik tanpa dampak langsung.
Lia menyampaikan bahwa revitalisasi yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pendidikan nasional. Namun, manfaat program tersebut baru akan terasa jika perencanaan dan pelaksanaannya benar-benar berpijak pada kebutuhan sekolah di lapangan.
“Revitalisasi sekolah harus benar-benar terasa manfaatnya. Bukan hanya program di atas kertas, tetapi mampu menjawab kebutuhan nyata sekolah dan peserta didik,” ujar Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, dalam keterangannya, Senin (19/1/2025).
Menurutnya, pembenahan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, hingga sarana pendukung pembelajaran harus diarahkan pada peningkatan kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar. Tanpa pendekatan berbasis kebutuhan, revitalisasi berisiko tidak optimal.
Lia menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan program. Ia mengingatkan bahwa minimnya kontrol dapat membuka celah ketidaktepatan sasaran maupun kualitas pembangunan yang tidak sesuai standar.
“Sekolah harus mendapatkan fasilitas yang layak dan aman. Itu prasyarat utama agar pembelajaran berjalan efektif dan bermutu,” tegas Lia Istifhama.
Selain itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai krusial agar revitalisasi tidak berhenti pada renovasi fisik, tetapi juga memperkuat fungsi sekolah sebagai ruang tumbuh kembang siswa.
“Ketika semua pihak terlibat aktif, revitalisasi bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” tambahnya.
Sebagai senator, Lia menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah dan penguatan anggaran pendidikan, agar pemerataan fasilitas belajar dapat dirasakan hingga daerah.
“Pendidikan yang bermutu dimulai dari sekolah yang layak. Jika revitalisasi tepat sasaran, manfaatnya akan langsung dirasakan siswa, guru, dan masyarakat,” pungkas Lia Istifhama, Anggota DPD RI Jawa Timur.
Lainnya:
- Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
- Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
- Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








