Guru Madrasah Keluhkan Kesenjangan, Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Angkat Isu ke Pusat

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangannya terkait kesetaraan pendidikan madrasah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangannya terkait kesetaraan pendidikan madrasah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan perlunya kebijakan pendidikan yang setara antara sekolah umum dan madrasah. Ia menilai, perbedaan naungan kementerian tidak semestinya membuat madrasah tertinggal dalam akses program, fasilitas, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Lia menyampaikan pandangan tersebut setelah menerima aspirasi para guru pendidikan agama yang mengeluhkan masih lebarnya jarak kebijakan antara sekolah umum dan madrasah. Menurutnya, tujuan pendidikan nasional yang sama seharusnya diikuti dengan perlakuan kebijakan yang setara.

“Kalau tujuan kita sama-sama mencerdaskan bangsa, maka pendekatan kebijakannya juga harus adil. Madrasah jangan terus diposisikan sebagai pilihan nomor dua,” ujar Lia Istifhama, Senator DPD RI asal Jawa Timur, saat menanggapi aspirasi guru madrasah.

Lia menyoroti akses bantuan pendidikan bagi siswa madrasah yang dinilai kerap tertinggal, terutama bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Kondisi ini, kata dia, berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikan siswa.

“Banyak siswa madrasah berasal dari keluarga sederhana. Tapi dalam praktiknya, akses bantuan sering kali kalah cepat dibanding sekolah umum,” jelasnya.

Selain bantuan siswa, ia juga menyinggung keterbatasan fasilitas pembelajaran di madrasah, khususnya sarana pendukung teknologi. Padahal, madrasah dinilai memiliki kesiapan untuk beradaptasi dengan tuntutan pendidikan modern.

“Madrasah siap mengikuti perkembangan zaman. Namun, tanpa dukungan fasilitas yang seimbang, tentu sulit bergerak bersama,” katanya.

Dari sisi tenaga pendidik, Lia menilai masih ada hambatan struktural yang membuat pengembangan karier guru madrasah dan ASN pendidikan agama berjalan lebih lambat.

“Reformasi birokrasi seharusnya berlaku untuk semua. Guru madrasah juga berhak atas peluang pengembangan karier yang setara,” tegasnya.

Lia Istifhama menegaskan komitmennya membawa isu kesetaraan madrasah ke tingkat pusat agar kebijakan pendidikan ke depan lebih inklusif. Ia menilai penguatan madrasah merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Madrasah adalah bagian dari sistem pendidikan kita. Kalau ingin maju, semua harus diajak berjalan bersama,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:46 WIB

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:53 WIB

Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:22 WIB

Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga

Berita Terbaru