Anggota DPD RI Lia Istifhama : Potensi Wisata Nusantara Harus Dunia Tahu

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(kiri) Anggota DPD RI, Lia Istifhama (ist)

(kiri) Anggota DPD RI, Lia Istifhama (ist)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, mendorong agar sektor pariwisata Indonesia tidak hanya menjadi kebanggaan dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. Menurutnya, pengembangan pariwisata unggulan harus diarahkan pada peningkatan daya saing internasional sekaligus memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Lia dalam rapat kerja Komite III DPD RI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta, Rabu (30/5/2025). Rapat membahas pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, khususnya dalam pengembangan destinasi unggulan dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kita tidak cukup hanya memiliki potensi. Pengembangan pariwisata harus berbasis kualitas, keberlanjutan, dan daya saing global. Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Namun, yang dibutuhkan adalah sistem promosi yang kuat dan sinergi lintas sektor,” ujar Lia.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata secara profesional dan berkelanjutan. Selain itu, pembenahan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM pariwisata, dan penguatan digitalisasi promosi dinilai menjadi kunci agar Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam peta pariwisata dunia.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Kemenparekraf menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat strategi pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal, sekaligus memperluas jejaring promosi internasional melalui diplomasi pariwisata dan platform digital.

Komite III DPD RI sendiri menilai bahwa pelaksanaan UU Kepariwisataan perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan keberpihakan terhadap daerah. “Dampak ekonomi harus terdistribusi ke daerah secara merata, terutama kawasan yang memiliki destinasi potensial namun kurang terekspos,” kata Lia menambahkan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal
Dua RSUD Pemprov Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tekankan Transparansi Layanan Kesehatan
Tiga Penghargaan TOP BUMD 2026 Diraih RSUD HMR Mataram, Bukti Kinerja Naik Kelas
Menaker Yassierli Dorong Ojol Manfaatkan Diskon 50% JKK-JKM, Iuran Kini Rp8.400 per Bulan
Keluarga Besar SMP Negeri 1 Bangkalan, Kepala Sekolah, Dewan Guru, dan Staf Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional ‘9 Februari 2026’
Sidoarjo Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Ribuan Jamaah Doakan Keselamatan di Harjasda ke-167
1,48 Juta Peserta PBI Jatim Dinonaktifkan,Gubernur Khofifah Tegaskan Tak Ada Penolakan Pasien
HPN 2026 Banyuwangi, Pers dan Pemda Bersinergi Tingkatkan Kualitas Daerah

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:24 WIB

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:27 WIB

Dua RSUD Pemprov Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tekankan Transparansi Layanan Kesehatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:40 WIB

Tiga Penghargaan TOP BUMD 2026 Diraih RSUD HMR Mataram, Bukti Kinerja Naik Kelas

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:25 WIB

Menaker Yassierli Dorong Ojol Manfaatkan Diskon 50% JKK-JKM, Iuran Kini Rp8.400 per Bulan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:07 WIB

Keluarga Besar SMP Negeri 1 Bangkalan, Kepala Sekolah, Dewan Guru, dan Staf Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional ‘9 Februari 2026’

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:12 WIB

Nasional

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:24 WIB