Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Pasuruan

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan bangunan warga akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Pasuruan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Kerusakan bangunan warga akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Pasuruan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengintensifkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat menyusul cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras disertai angin kencang dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyebut hujan intens mulai mengguyur sejak Sabtu (20/12/2025) dan terjadi merata di berbagai kecamatan. Kondisi tersebut, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diprediksi masih akan berlangsung selama 11 hingga 12 hari ke depan.

“Potensi hujan lebat dan angin kencang ini bisa terjadi hampir setiap hari. Karena itu, masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor harus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Sugeng, Senin (22/12/2025).

Ia menegaskan, ancaman bencana tidak hanya terbatas pada kawasan tertentu. Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem bisa berdampak di wilayah mana pun tanpa tanda yang pasti. “Bukan berarti wilayah lain aman. Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Yang terpenting, kesiapsiagaan harus ditingkatkan oleh semua pihak,” katanya.

Dalam dua hari terakhir, cuaca buruk telah menimbulkan kerusakan di Kecamatan Kejayan dan Wonorejo. Di Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, atap kanopi Masjid Babussalam di Dusun Sudan dilaporkan ambruk akibat terpaan angin kencang. Sementara di Kecamatan Kejayan, sebuah rumah warga di Desa Klangrong mengalami kerusakan parah setelah atap kamar mandi, dapur, dan musala roboh.

Rumah tersebut diketahui milik Sumarlin (45), warga Dusun Krajan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi berdampak signifikan terhadap aktivitas warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta,” ujar Sugeng.

BPBD Pasuruan mengimbau warga untuk rutin memantau informasi cuaca, memperkuat struktur bangunan, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polres Lamongan Dirikan Posko Siaga Banjir di Kalitengah, Puluhan Personel dan Perahu Karet Dikerahkan
Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Lamongan Tambah Durasi Pompa dan Siapkan Perahu Sekolah
Quick Respons Polsek Tikung Evakuasi Pohon Tumbang di Selatan Masjid Namira Lamongan
Kecelakaan di Kendal Turun Selama Operasi Lilin Candi 2025, Nih Datanya
Banjir Bengawan Jero Rendam 12 Ribu Hektare Lahan di Lamongan, Kerugian Ditaksir Rp4 Miliar
Senator DPD RI Lia Istifhama Dorong Penguatan MAN 3 Mantingan Ngawi sebagai Ikon Pendidikan Islam di Perbatasan Jawa Timur
Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang Tutup Jalan Raya Babat Lamongan, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bangunan Lima Tahun Ambruk, DPRD Selidiki Dugaan Cacat Konstruksi di SDN Andir 2 Majalengka

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WIB

Polres Lamongan Dirikan Posko Siaga Banjir di Kalitengah, Puluhan Personel dan Perahu Karet Dikerahkan

Senin, 12 Januari 2026 - 20:09 WIB

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Lamongan Tambah Durasi Pompa dan Siapkan Perahu Sekolah

Senin, 12 Januari 2026 - 18:21 WIB

Quick Respons Polsek Tikung Evakuasi Pohon Tumbang di Selatan Masjid Namira Lamongan

Senin, 12 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kecelakaan di Kendal Turun Selama Operasi Lilin Candi 2025, Nih Datanya

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:46 WIB

Banjir Bengawan Jero Rendam 12 Ribu Hektare Lahan di Lamongan, Kerugian Ditaksir Rp4 Miliar

Berita Terbaru

Penyerahan simbolis bantuan Program Genting oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra Lamongan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Ekonomi

PKK Lamongan Salurkan Program Genting untuk 189 Sasaran

Selasa, 13 Jan 2026 - 22:05 WIB