Ansari Temui Jurnalis di Pamekasan, Bahas Kritik dan Aspirasi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Hj. Ansari berdialog bersama jurnalis di kediamannya di Pamekasan, Kamis (12/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPR RI Hj. Ansari berdialog bersama jurnalis di kediamannya di Pamekasan, Kamis (12/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, menggelar dialog bersama sejumlah jurnalis di Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (12/3/2026) malam. Pertemuan tersebut berlangsung di kediamannya di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu.

Dialog yang berlangsung santai namun penuh substansi itu menjadi ruang komunikasi terbuka antara wakil rakyat dan insan pers. Dalam kesempatan tersebut, para jurnalis menyampaikan berbagai pandangan, kritik, serta masukan terkait pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Ansari didampingi sang suami, Hj. Taufadi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan. Suasana diskusi berlangsung akrab, dengan para wartawan memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan sejumlah isu yang mereka temui langsung di lapangan.

Berbagai topik menjadi bahan pembicaraan, mulai dari dinamika pembangunan daerah, kondisi sosial masyarakat, hingga peran media dalam mengawal kebijakan publik. Para jurnalis juga menyampaikan pengalaman mereka dalam meliput berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Hj. Ansari mengatakan, insan pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain menyampaikan informasi kepada publik, jurnalis juga berperan sebagai pengawas sosial yang mampu melihat langsung kondisi masyarakat di berbagai lapisan.

“Pertemuan ini untuk meminta masukan dan kritik pembangunan kepada wartawan. Teman-teman media tentu banyak melihat kondisi di lapangan,” ujar Hj. Ansari dalam dialog tersebut.

Ia menilai, masukan dari jurnalis sangat penting sebagai bahan evaluasi bagi para pemangku kebijakan. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari media sering kali mencerminkan realitas yang terjadi di masyarakat.

Sementara itu, Hj. Taufadi menambahkan bahwa komunikasi yang sehat antara tokoh publik dan jurnalis merupakan bagian penting dalam memperkuat keterbukaan informasi.

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Karena itu, hubungan baik antara jurnalis dan pemimpin daerah perlu terus dijaga,” kata Taufadi.
Dialog tersebut juga membahas sejumlah harapan masyarakat terkait percepatan pembangunan di Kabupaten Pamekasan dan wilayah Madura secara umum. Para wartawan menilai, komunikasi langsung seperti ini dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada wakil rakyat.

Selain itu, pertemuan tersebut dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dan media dalam menciptakan pembangunan yang lebih transparan serta berpihak kepada kepentingan publik.

Hubungan yang konstruktif antara media dan pemangku kebijakan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan terhadap program pembangunan serta memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara luas.

Menariknya, pertemuan tersebut tidak hanya diisi dengan dialog dan diskusi pembangunan daerah. Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan wartawan senior, KH. Ghozi Mujtaba.

Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai kejujuran, amanah, serta akhlak dalam menjalankan profesi, baik sebagai jurnalis maupun sebagai pemimpin. Ia juga menekankan agar setiap pihak berhati-hati dalam menjalankan tanggung jawabnya demi kemaslahatan masyarakat.

“Kejujuran dan amanah adalah fondasi utama dalam setiap profesi. Tanpa itu, kepercayaan publik akan mudah hilang,” ujarnya.

Melalui dialog tersebut, Hj. Ansari berharap hubungan antara wakil rakyat dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik, sehingga bersama-sama mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih berpihak kepada masyarakat.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru