Anugerah Pahlawan untuk Ulama Bangkalan Syaichona Mohammad Cholil, Disambut Haru Warga Madura

Senin, 17 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menghadiri tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk Syaichona Mohammad Cholil di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menghadiri tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk Syaichona Mohammad Cholil di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, menghadiri tasyakuran penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ulama kharismatik Madura, Syaichona Mohammad Cholil. Acara digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (15/11), bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Momen ini menjadi salah satu penanda sejarah penting bagi masyarakat Bangkalan setelah tokoh besar mereka resmi diakui negara sebagai Pahlawan Nasional.

Kegiatan berlangsung khidmat, dihadiri jajaran Forkopimda Jawa Timur, para ulama, akademisi, dan ahli waris Syaichona Cholil. Suasana penghormatan tampak mendominasi ruangan, seiring besarnya pengaruh sang ulama terhadap perkembangan Islam Nusantara dan tradisi intelektual pesantren.

Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa penganugerahan gelar ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Madura. “Ini adalah kebanggaan yang luar biasa, karena untuk pertama kalinya ulama besar asal Bangkalan mendapat gelar Pahlawan Nasional. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Fauzan menambahkan bahwa pengakuan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi Syaichona Cholil dalam membangun fondasi pendidikan Islam yang moderat. “Warisan beliau bukan hanya manuskrip dan ajaran, tetapi cara pandang tentang keilmuan yang menumbuhkan kecintaan pada bangsa. Keteladanan itu yang menurut saya sangat relevan bagi generasi muda hari ini,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Fauzan juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Jawa Timur serta Gubernur Khofifah yang dinilainya berperan besar dalam mendorong proses pengusulan gelar tersebut. “Perhatian dan komitmen Ibu Gubernur menunjukkan bahwa Jawa Timur memberi tempat layak bagi para ulama yang berjasa. Kami sangat berterima kasih,” katanya.

Salah satu ahli waris, KH Imron Amin, yang hadir dalam tasyakuran tersebut turut menyampaikan rasa syukur keluarga besar. “Pengakuan ini bukan hanya untuk keluarga, tetapi untuk seluruh warga Madura yang selama ini menjaga tradisi dan ajaran beliau. Semoga ini semakin menguatkan komitmen kita untuk meneruskan perjuangan beliau,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir mendampingi kegiatan, juga memberikan pandangan mengenai pentingnya ketokohan Syaichona Cholil dalam perjalanan intelektual Islam di Indonesia. “Beliau adalah guru para ulama besar yang kemudian ikut membentuk sejarah bangsa. Pengaruhnya jauh melampaui Madura,” kata Khofifah.

Acara turut dihadiri para ahli waris lainnya seperti KH Nasih Aschal, KH Makki Nasir, dan KH Dimyati Muhammad. Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak serta Rektor Universitas Trunojoyo Madura Prof. Dr. Safi’, yang menilai penganugerahan ini sebagai momentum penting dalam memperkuat kajian sejarah lokal dan tradisi pesantren.

Menutup rangkaian acara, Fauzan mengajak masyarakat menjaga nilai perjuangan Syaichona Cholil dalam kehidupan sehari-hari. “Beliau mengajarkan bahwa kemajuan bangsa dimulai dari pendidikan, ketekunan, dan akhlak. Itu yang harus kita teruskan. Anugerah ini bukan akhir, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru