Banyuwangi Raih Anugerah PAI 2025, Penguatan Guru Diapresiasi

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Banyuwangi kembali mencuri perhatian nasional setelah menerima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kementerian Agama RI. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi daerah dalam memperkuat kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI), sebuah langkah yang dinilai berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dasar.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Jakarta, Selasa (2/12/2025). Ipuk menyebut apresiasi itu menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperluas akses dan peningkatan profesionalitas guru.

“Pendidikan agama tidak bisa berjalan kuat tanpa guru yang kompeten. Kami bersyukur upaya ini mendapat perhatian Kemenag, dan ke depan kami ingin memperluas cakupannya,” ujar Ipuk, Jumat (5/12/2025). Ia menambahkan bahwa pembangunan karakter generasi muda dimulai dari ruang kelas yang dipandu tenaga pendidik profesional.

Kementerian Agama mencatat Banyuwangi termasuk daerah yang proaktif memfasilitasi guru PAI mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta. Program PPG sendiri merupakan bagian dari Asta Cita Presiden 2024–2029 serta amanat UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen.

Sepanjang 2024, Banyuwangi mengirim 379 guru PAI tingkat SD dan SMP ke berbagai universitas penyelenggara, termasuk UIN KHAS Jember. Para peserta mengikuti program intensif selama empat bulan sesuai standar Kemenag.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, menjelaskan bahwa pemerintah daerah kembali mengalokasikan dukungan pembiayaan pada 2025. “Tahun ini kami memfasilitasi 246 guru lagi. Dengan ini, seluruh guru PAI Banyuwangi telah mengikuti PPG sebagai syarat sertifikasi pendidik,” ujarnya.

Suratno menambahkan, peningkatan kualitas guru PAI diharapkan mampu memperkuat fondasi pendidikan karakter di sekolah. “Investasi pada guru adalah investasi pada masa depan anak-anak Banyuwangi,” katanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru