PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Belasan ribu jemaah memadati Lapangan Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/11/2026) malam. Mereka menghadiri Pasuruan Bersholawat yang menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf atau Habib Bidin bersama Majelis Az Zahir. Sejumlah pejabat daerah dan ulama turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, jajaran Forkopimda, serta Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin.
Ribuan jemaah mengikuti lantunan sholawat yang dibawakan Majelis Az Zahir selama sekitar satu jam. Suasana religius kemudian berlanjut dengan sambutan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori yang mewakili Bupati Rusdi Sutejo.
Dalam sambutannya, Shobih menyebut Pasuruan Bersholawat sebagai agenda rutin Pemkab Pasuruan untuk memperingati Hari Santri Nasional sekaligus mengajak masyarakat memperkuat keimanan.
“Setiap tahunnya selalu menjadi agenda wajib yang dilaksanakan Pemkab Pasuruan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Alhamdulillah, malam ini semuanya berjalan lancar dan masyarakat yang datang luar biasa, mencapai belasan ribu jemaah. Matur nuwun,” ungkap Gus Shobih.
Ia menjelaskan, peringatan HSN 2026 di Kabupaten Pasuruan tidak hanya diisi kegiatan keagamaan. Pemkab sebelumnya menggelar apel Hari Santri, jalan sehat, pemeriksaan kesehatan gratis bagi ulama dan santri, turnamen futsal sarungan, gerak jalan santri, serta lomba dai.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar peringatan Hari Santri dapat melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Shobih juga menyampaikan pesan Bupati Pasuruan bahwa kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi kehidupan dunia sekaligus akhirat.
Sementara itu, Habib Bidin mengapresiasi Pemkab Pasuruan yang terus menghadirkan Pasuruan Bersholawat bersama Majelis Az Zahir. Ia berharap kegiatan tersebut tetap dilaksanakan sebagai sarana memperkuat keimanan dan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Tujuan dilaksanakannya Pasuruan Bersholawat ini adalah memberikan nutrisi bagi iman kita, supaya iman kita tetap terjaga dan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW terus bertambah,” kata Habib Bidin.
Ia mengingatkan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan materi, tetapi juga pembinaan spiritual.
“Percuma perut kita kenyang, uang kita banyak, tetapi kalau kita jauh dari Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, semua itu tidak ada gunanya,” pungkasnya.
Pasuruan Bersholawat menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Pasuruan yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan keagamaan.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar