Dari Kraton ke Sidogiri, 40 Tim Meriahkan Gerak Jalan Hari Santri Pasuruan

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori memberangkatkan peserta Gerak Jalan Hari Santri 2026 di depan SMPN 1 Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori memberangkatkan peserta Gerak Jalan Hari Santri 2026 di depan SMPN 1 Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Lebih dari 40 tim mengikuti Gerak Jalan Hari Santri 2026 di Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/11/2026). Kegiatan yang menempuh jarak 2 kilometer ini diberangkatkan Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, dari depan SMPN 1 Kraton menuju Lapangan Sidogiri.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Wabup Shobih mengatakan, gerak jalan santri tidak sekadar kegiatan olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mengaktualisasikan semangat perjuangan para pendiri NU.

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu menghidupkan kembali semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari, terutama dalam menghadapi persoalan kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan.

” Bukan semangat perang dengan mengangkat senjata, melainkan melakukan perang dengan melawan kebodohan, keterbelakangan dan kemiskinan,” ungkap Shobih.

Berdasarkan pantauan di lokasi, peserta mulai bergerak pada pukul 08.30 WIB. Mereka menempuh rute sepanjang 2 kilometer hingga garis finis di Lapangan Sidogiri dengan mengenakan beragam kostum khas santri.

Salah satu peserta dari SMPN 1 Kraton turut mengenakan sarung batik dan baju koko putih untuk menyesuaikan tema kegiatan.

“Karena temanya Hari Santri, jadi kami juga berpakaian layaknya santri. Pakai sarung batik dan baju koko putih,” ungkap M. Deva.

Ketua Panitia Gerak Jalan Santri, Gus Nasih Nasor, menyebut peserta berasal dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Mereka terdiri atas perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), Majelis Wakil Cabang (MWC), Fatayat NU, Lembaga Pendidikan Ma’arif, serta santri dan siswa pondok pesantren.

Menurut Gus Nasih, kegiatan sengaja dimulai pada pagi hari agar seluruh rangkaian selesai sebelum siang. Pertimbangan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi cuaca panas.

“Sengaja kita gelar pagi supaya siangnya selesai dan tidak terlalu panas, karena cuaca lagi sedang terik-teriknya,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Probolinggo Raih Penghargaan Pariwisata, Festival Tujuh Pantai Disiapkan
201 Pelajar dan Santri Pasuruan Unjuk Kemampuan Dakwah di Lomba Da’i Nusantara
Registrasi Mesin Rokok Toenas Tobacco Masih Berproses, Pemkab Bangkalan Lakukan Pengawasan
Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Probolinggo Raih Penghargaan Pariwisata, Festival Tujuh Pantai Disiapkan

Senin, 2 November 2026 - 05:58

Dari Kraton ke Sidogiri, 40 Tim Meriahkan Gerak Jalan Hari Santri Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 05:52

201 Pelajar dan Santri Pasuruan Unjuk Kemampuan Dakwah di Lomba Da’i Nusantara

Senin, 2 November 2026 - 05:37

Registrasi Mesin Rokok Toenas Tobacco Masih Berproses, Pemkab Bangkalan Lakukan Pengawasan

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Berita Terbaru