201 Pelajar dan Santri Pasuruan Unjuk Kemampuan Dakwah di Lomba Da’i Nusantara

Senin, 2 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori membuka Lomba Da’i Nusantara di Auditorium Mpu Sindok, kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Minggu (1/11/2026). (Dok. Pemkab Pasuruan)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori membuka Lomba Da’i Nusantara di Auditorium Mpu Sindok, kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Minggu (1/11/2026). (Dok. Pemkab Pasuruan)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 201 pelajar SMP/MTs dan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da’i Nusantara yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang digagas Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dan difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan tersebut dibuka Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori.

Ketua panitia, Ahda Arafat, mengatakan peserta berasal dari sekolah negeri maupun swasta serta pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke beberapa kelas. Pemenang dari masing-masing kelas akan kembali berkompetisi untuk menentukan juara.

Panitia menyiapkan sembilan posisi pemenang, mulai juara pertama hingga juara harapan VI.

“Kalau juaranya nanti ada 9 anak, mulai Juara 1 sampai harapan I, II, III, IV, V dan Juara Harapan VI,” jelas Ahda.

Peserta diberi keleluasaan memilih satu dari tiga tema dakwah, yakni Hari Santri Nasional, cinta tanah air, dan pendidikan untuk negeri. Menurut Ahda, tema Hari Santri Nasional dan cinta tanah air menjadi pilihan terbanyak peserta.

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengapresiasi tingginya antusiasme pelajar dan santri dalam mengikuti perlombaan tersebut. Ia menilai teknologi turut membantu peserta mempelajari berbagai contoh dakwah melalui media sosial maupun siaran langsung kegiatan.

“Padahal pendaftarannya sangat mepet tapi jumlah pesertanya luar biasa banyak. Ini menandakan bahwa Kabupaten Pasuruan memang gudangnya para santri,” ujarnya.

Shobih berharap peserta terus mengasah kemampuan berdakwah sekaligus mengikuti perkembangan teknologi. Ia mengingatkan santri agar mampu memanfaatkan perangkat digital secara tepat.

“Santri sekarang harus melek digital. Jangan kalah dengan anak-anak yang sudah terbiasa dengan gadget, jangan sampai disalah artikan, tapi dimanfaatkan dengan baiki dan benar,” harapnya.

Lomba Da’i Nusantara ini menjadi wadah bagi pelajar dan santri di Kabupaten Pasuruan untuk mengembangkan kemampuan dakwah sekaligus menyampaikan pesan tentang keagamaan, kebangsaan, dan pendidikan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Probolinggo Raih Penghargaan Pariwisata, Festival Tujuh Pantai Disiapkan
Dari Kraton ke Sidogiri, 40 Tim Meriahkan Gerak Jalan Hari Santri Pasuruan
Registrasi Mesin Rokok Toenas Tobacco Masih Berproses, Pemkab Bangkalan Lakukan Pengawasan
Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Probolinggo Raih Penghargaan Pariwisata, Festival Tujuh Pantai Disiapkan

Senin, 2 November 2026 - 05:58

Dari Kraton ke Sidogiri, 40 Tim Meriahkan Gerak Jalan Hari Santri Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 05:52

201 Pelajar dan Santri Pasuruan Unjuk Kemampuan Dakwah di Lomba Da’i Nusantara

Senin, 2 November 2026 - 05:37

Registrasi Mesin Rokok Toenas Tobacco Masih Berproses, Pemkab Bangkalan Lakukan Pengawasan

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Berita Terbaru