Betonisasi Krian Deviasi 1,5 Persen, Bupati Sidoarjo Warning Kontraktor

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi melakukan sidak proyek betonisasi Jalan Krian–RPH–Kemangsen, Selasa (25/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi melakukan sidak proyek betonisasi Jalan Krian–RPH–Kemangsen, Selasa (25/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Bupati Sidoarjo Subandi memperingatkan kontraktor proyek betonisasi ruas Jalan Krian–Rumah Potong Hewan (RPH)–Kemangsen (Baldes) agar segera mengejar progres pekerjaan. Memasuki hari keempat, proyek senilai sekitar Rp3,6 miliar itu tercatat mengalami deviasi sekitar 1,5 persen.

Subandi menyampaikan peringatan tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek, Selasa (25/8/2026). Pekerjaan betonisasi sepanjang 450 meter dengan lebar tujuh meter itu ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan.

“Kita harapkan dengan waktu empat bulan ini betul-betul bisa selesai. Keterlambatan harus dikejar. Kinerja harus dimaksimalkan agar tidak semakin besar deviasinya,” tegas Subandi.

Menurut Subandi, progres pekerjaan harus dikawal sejak awal agar deviasi tidak semakin melebar. Ia juga menyoroti kesiapan alat berat yang digunakan kontraktor karena dinilai belum memadai untuk menangani pekerjaan dengan medan yang cukup berat.

“Kita lihat alatnya terlalu kecil. Harusnya betonisasi sebesar ini alat beratnya lebih besar,” tandasnya.

Persoalan lain muncul dari metode pengerjaan. Proyek yang sebelumnya sempat menggunakan metode precast kemudian dialihkan menjadi pengecoran di tempat karena hasil pemasangan precast dinilai kurang baik.

“Ini awal percobaan untuk betonisasi Sidoarjo kita pakai precast, ternyata kurang bagus, tidak bisa dipakai. Ini lagi dicor, yang sebelumnya dirusak kembali,” jelas Subandi.

Untuk mengejar ketertinggalan, kontraktor diminta menambah peralatan. Dua alat tambahan disiapkan untuk mendukung percepatan pekerjaan sehingga target penyelesaian selama empat bulan tetap dapat dipertahankan.

“Nanti alat juga akan disiapkan, ada dua alat. Biarkan nanti dengan panjang 450 meter, lebarnya tujuh meter dengan waktu empat bulan,” ujarnya.

Subandi meminta konsultan pengawas melakukan pemantauan setiap hari dan memperbarui perkembangan proyek melalui sistem E-Kenda. Menurutnya, laporan tersebut diperlukan Pemkab Sidoarjo untuk mendeteksi potensi keterlambatan sejak dini.

“Kalau deviasi ya tentu kita akan tegur. Normalnya berapa, ya ini harus kita sampaikan. Makanya tadi kuncinya adalah di konsultan pengawas,” tegasnya.

Pengawasan juga diminta tidak hanya mengandalkan konsultan. Camat dan pemerintah desa diminta ikut memantau pekerjaan di lapangan agar pelaksanaan proyek sesuai target.

“Saya minta tolong teman-teman, terutama untuk pengawasan, terutama Pak Camat, juga ikut mengawasi. Juga nanti dari desa, biarkan nanti kegiatan ini betul-betul realisasi tepat waktu,” katanya.

Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan menyesuaikan tahapan betonisasi. Saat seluruh badan jalan memasuki tahap pembongkaran, ruas tersebut akan ditutup total dan arus kendaraan dialihkan.

Penutupan diperlukan karena pekerjaan menggunakan alat berat dan memiliki medan kerja yang cukup berat. Rekayasa tersebut juga diarahkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan.

Subandi mengatakan pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur pada 2026 juga berkaitan dengan evaluasi pelaksanaan pembangunan pada tahun sebelumnya. Ia tidak ingin persoalan deviasi dan keterlambatan proyek pada 2025 kembali terjadi.

“Jangan sampai terjadi seperti pada tahun 2025 banyak deviasi, banyak keterlambatan, banyak kontraktor kena denda. Nah, ini sebagai koreksi kita,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru