Bunga Desa Banyuwangi Dorong Layanan Publik Dekat Warga Licin

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kecamatan Licin mengikuti layanan publik dalam program Bunga Desa Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga Kecamatan Licin mengikuti layanan publik dalam program Bunga Desa Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendekatkan pelayanan publik kembali terlihat saat program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) menyambangi empat desa di Kecamatan Licin, Senin (8/12/2025). Program yang digagas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sejak 2021 ini telah menjangkau 110 desa, lebih dari separuh total desa di daerah itu.

Kehadiran Ipuk dari satu desa ke desa lain bukan sekadar agenda seremonial. Ia turun langsung memeriksa kondisi layanan dasar, melihat potensi lokal, sekaligus mengurai masalah warga yang kerap tak tersampaikan ke pusat pemerintahan. “Bunga Desa ini menjadi ruang tatap muka agar penyelesaian masalah bisa lebih cepat dan terukur,” ujar Ipuk.

Di Desa Jelun, rangkaian layanan kesehatan menjadi pembuka. Pemeriksaan kesehatan gratis digelar, termasuk konsultasi kesehatan mental oleh psikolog bagi lansia. Warga juga dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam dan geriatri yang dibawa langsung ke desa.

“Kalau ada indikasi gangguan kesehatan, warga tak perlu menunggu lama atau pergi jauh ke rumah sakit. Bisa langsung ditangani di tempat,” kata Ipuk. Ia menambahkan, Banyuwangi tengah memperluas jadwal kehadiran dokter spesialis di sejumlah puskesmas agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses.

Berbagai bantuan sosial turut disalurkan, seperti program bedah rumah, paket usaha Warung Naik Kelas (Wenak), sembako, serta santunan bagi anak yatim. Di sektor pendidikan, kegiatan digelar di SMPN 1 Licin mulai pembelajaran coding dan AI untuk guru, pelatihan Smart Gasing PISA, hingga edukasi kebencanaan untuk siswa.

Ipuk juga meninjau potensi wisata dan UMKM. Di Desa Licin, ia mengunjungi Wisata Banyukuwung, pemandian mata air alami yang berada di lereng Gunung Ijen. “Tempat ini punya daya tarik kuat. Saya minta dinas terkait memperkuat pendampingan agar manfaat ekonominya makin terasa bagi warga,” ujarnya.

Selain wisata alam, banyak pelaku UMKM, kuliner, dan homestay tumbuh di wilayah Licin. Karena itu, pelatihan pembuatan konten promosi serta bantuan alat kreator digital diberikan agar warga mampu mengemas potensi lokal dengan lebih menarik.

Layanan administrasi publik juga dibawa ke desa, mulai Adminduk, HAKI, perizinan/NIB, konsultasi UMKM, rekomendasi sumber daya alam, pembayaran pajak daerah dan kendaraan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Format layanan terpadu ini membuat warga tak perlu keluar desa untuk mengurus dokumen.

Menutup agenda, Ipuk berdialog bersama seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga Kecamatan Licin. “Aspirasi yang muncul kami catat satu per satu. Ada persoalan yang bisa diselesaikan cepat, ada pula yang butuh proses lebih panjang seperti infrastruktur,” kata Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru