Banyu Kuwung Banyuwangi Makin Diminati, Wisata Alam Ijen Terus Berkembang

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemandian alami Banyu Kuwung di lereng Ijen. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana pemandian alami Banyu Kuwung di lereng Ijen. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemkab Banyuwangi memperluas daya tarik wisata di kawasan Gunung Ijen kembali terlihat melalui pengembangan Banyu Kuwung, pemandian alami yang menawarkan pengalaman berendam langsung di mata air pegunungan. Destinasi yang berada di Dusun Panggang, Desa Licin, ini menjadi salah satu lokasi yang kini mulai banyak dilirik wisatawan karena keasrian dan suasana tenangnya.

Dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, Banyu Kuwung mulai dibangun pada 2020 dan resmi beroperasi pada 2022. Area kolam berada di lereng Ijen, dikelilingi pepohonan besar yang membuat udara selalu sejuk. Pengunjung bisa menikmati kolam berair jernih dengan kedalaman 60–120 sentimeter, sekaligus bersantai di gazebo sambil memandang hamparan hijau.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyebut keberadaan Banyu Kuwung sebagai ruang wisata keluarga yang ramah dan alami. “Tempat ini menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di kawasan kota. Wisata alam seperti ini sangat penting dijaga karena memberi nilai ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya saat meninjau lokasi dalam agenda Bunga Desa, Senin (8/12/2025).

Ketua Pokdarwis Banyu Kuwung, Heriyanto, menuturkan kawasan ini dulunya lahan kurang produktif. “Awalnya hanya untuk menanam selada air. Kami memandang potensinya lebih besar jika dijadikan destinasi wisata. Alhamdulillah pemilik lahan bersedia menghibahkan,” ungkapnya. Ia menambahkan, pada masa awal pembukaan, kunjungan akhir pekan pernah menyentuh 1.200 orang, ikut menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Fasilitas di kawasan ini kini semakin lengkap, mulai area parkir luas, warung makan, musala, toilet, hingga camping ground. Banyu Kuwung buka setiap hari kecuali Jumat untuk pembersihan. Jam operasional Senin–Kamis pukul 08.00–16.00, sedangkan Sabtu–Minggu mulai 07.00–16.00. Tiket masuk dipatok Rp5.000 per orang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru