ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong penguatan kolaborasi dengan organisasi kepemudaan. Hal itu disampaikan Bupati Asahan saat menghadiri peringatan Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Pimpinan Cabang (PC) IMM Asahan–Tanjungbalai tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara organisasi mahasiswa dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan generasi muda.
Acara Milad IMM ke-62 dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur organisasi kemahasiswaan. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Sekretaris Pimpinan Daerah IMM Sumatera Utara, pengurus PC IMM Asahan–Tanjungbalai, serta tamu undangan lainnya.
Ketua PC IMM Asahan–Tanjungbalai, Rian Davi Lesmana, dalam sambutannya menegaskan bahwa IMM sebagai organisasi mahasiswa telah berdiri lebih dari setengah abad dan memiliki peran penting dalam mencetak kader yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan daerah.
Menurutnya, kader IMM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi dinamika informasi dan tantangan sosial yang terus berubah.
“Karena IMM telah berdiri lebih dari setengah abad, diharapkan kader-kader IMM dapat selalu mengikuti perkembangan informasi agar tidak tertinggal dengan dinamika zaman,” ujar Rian.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader IMM sebagai agen perubahan yang membawa gagasan dan solusi bagi kemajuan daerah.
“Kita harus bisa memberikan perubahan di Indonesia, terkhusus di Kabupaten Asahan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-62 IMM serta mengapresiasi peran organisasi mahasiswa dalam membangun kesadaran sosial dan intelektual generasi muda.
Menurut Bupati, IMM diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, maju, dan berkelanjutan.
“Melalui momentum Milad ini, saya berharap kader IMM dapat terus meningkatkan sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Asahan,” kata Taufik.
Ia menilai organisasi mahasiswa memiliki potensi besar dalam melahirkan gagasan dan pemikiran yang konstruktif bagi pembangunan daerah.
Pemerintah daerah menilai kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan seperti IMM penting untuk memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan. Selain menjadi wadah pembinaan intelektual, organisasi mahasiswa juga berperan dalam mengembangkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Momentum Milad IMM juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial kader IMM sekaligus mempertegas peran organisasi mahasiswa dalam membangun solidaritas dan kontribusi nyata bagi
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin


















Komentar