Bupati Bangkalan Lukman Hakim Susuri Sungai Kramat, Siapkan Destinasi Wisata Alam Mirip Amazon

Sabtu, 14 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau potensi wisata Sungai Kramat di Desa Kramat, Jumat (13/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau potensi wisata Sungai Kramat di Desa Kramat, Jumat (13/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim meninjau langsung potensi wisata alam di Sungai Kramat, Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan, pada Jumat sore (13/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyusuri aliran sungai menggunakan perahu untuk melihat secara langsung kondisi kawasan yang disebut-sebut memiliki panorama menyerupai Sungai Amazon.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk memetakan dan mengembangkan potensi wisata alam yang dinilai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan. Keindahan Sungai Kramat yang masih alami dinilai berpotensi menjadi salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Bangkalan.

Peninjauan dimulai ketika Bupati Lukman Hakim bersama sejumlah pejabat daerah dan pihak terkait menaiki perahu untuk menelusuri aliran sungai. Sepanjang perjalanan, terlihat rimbunnya pepohonan yang tumbuh di sepanjang bantaran sungai serta air yang mengalir tenang di antara vegetasi hijau yang masih terjaga.

Keindahan panorama tersebut membuat masyarakat setempat kerap menjuluki Sungai Kramat sebagai “Amazon-nya Bangkalan”. Julukan itu muncul karena suasana alam yang masih sangat alami, dengan pepohonan lebat di kedua sisi sungai yang menciptakan kesan seperti berada di kawasan hutan tropis.

Selain menikmati pemandangan, Bupati juga berdialog dengan sejumlah pihak terkait mengenai potensi pengembangan wisata di kawasan tersebut. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pengembangan wisata nantinya dilakukan secara terencana dan tidak merusak ekosistem yang sudah terbentuk secara alami.

Menurut Lukman Hakim, Sungai Kramat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam yang mampu menarik minat wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

“Potensi yang dimiliki Sungai Kramat ini luar biasa. Suasananya masih alami, airnya tenang, dan pemandangannya sangat indah. Banyak yang menyebutnya seperti Amazon-nya Bangkalan. Ini tentu menjadi peluang besar bagi kita untuk mengembangkan wisata berbasis alam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan wisata harus tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta melibatkan masyarakat sekitar agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Kita ingin potensi ini dikelola dengan baik, sehingga tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Yang paling penting, keasrian alamnya tetap kita jaga,” tambahnya.

Pengembangan wisata alam seperti Sungai Kramat dinilai dapat menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran destinasi wisata baru berpotensi membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari jasa transportasi wisata, kuliner, hingga penginapan.

Selain itu, pengelolaan wisata berbasis alam juga diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan daya tarik Kabupaten Bangkalan sebagai tujuan wisata di Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga berencana melakukan pemetaan potensi wisata lain yang tersebar di berbagai wilayah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dengan keindahan alam yang masih terjaga, Sungai Kramat diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kita ingin Sungai Kramat ini menjadi salah satu ikon wisata alam Bangkalan. Dengan pengelolaan yang baik dan tetap menjaga lingkungan, tempat ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan,” pungkas Lukman Hakim.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru