Bupati Banyuwangi Ipuk Salurkan Wenak 2026, 1.559 Warung Rakyat Sudah Naik Kelas

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan Wenak kepada pelaku usaha mikro, Senin (23/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan bantuan Wenak kepada pelaku usaha mikro, Senin (23/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggulirkan Program Warung Naik Kelas (Wenak) pada 2026. Sejak diluncurkan pada 2021, program inisiasi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, telah menyasar 1.559 warung rakyat di berbagai desa.

Pada Senin (23/2/2026), bantuan Wenak disalurkan kepada Saimah (57), pelaku usaha mikro warga Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo. Ia telah dua tahun memproduksi camilan rumahan seperti marning jagung, keripik pisang, kacang pletek, dan ladrang.

Ipuk menjelaskan, program Wenak dirancang untuk memperkuat fondasi usaha mikro keluarga kurang mampu agar lebih produktif dan berdaya saing. “Banyak warung rakyat punya potensi berkembang. Melalui Wenak, kami dorong agar naik kelas dengan dukungan alat dan modal,” ujarnya.

Selain bantuan peralatan usaha, setiap penerima memperoleh tambahan modal Rp1 juta. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbarui alat produksi, menambah stok, atau memperbaiki sarana usaha. Pemkab juga memfasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) guna memperkuat legalitas dan akses pembiayaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menegaskan penerima Wenak berbeda setiap tahun dan diusulkan oleh desa atau kelurahan sebelum diverifikasi dinas. “Program ini juga didukung sejumlah perusahaan melalui skema CSR,” katanya.

Bagi Saimah, bantuan tersebut berdampak langsung. Sejumlah peralatan memasaknya mulai rusak dan menghambat produksi. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Saya tidak perlu membeli alat baru sendiri,” tuturnya.

Program Wenak menjadi bagian strategi penguatan ekonomi kerakyatan di Banyuwangi. Dengan pendekatan berbasis data desa dan verifikasi dinas, pemerintah daerah berharap intervensi tepat sasaran serta memperluas dampak terhadap kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“Semoga usahanya semakin lancar dan berkembang,” pungkas Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru