Bupati Haris Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Baru Prestasi dan Ekonomi Probolinggo

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris membuka Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris membuka Musorkab KONI Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, ia mengajak dunia usaha, BUMN, program Corporate Social Responsibility (CSR), serta masyarakat membangun pembinaan olahraga melalui semangat kolaborasi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Haris mengatakan hampir seluruh pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal sehingga dibutuhkan inovasi agar pembinaan atlet tetap berjalan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga.

“Hampir semua daerah saat ini mengalami keterbatasan anggaran. Jangan untuk KONI, untuk membayar pegawai saja banyak daerah yang sudah kesulitan. Karena itu, kita harus membangun kolaborasi bersama CSR, BUMN dan berbagai pihak agar pembinaan olahraga tetap berjalan,” kataHaris.

Ia menambahkan, salah satu konsep yang dapat diterapkan adalah menghadirkan program Bapak Asuh bagi setiap cabang olahraga. Melalui pola tersebut, perusahaan maupun lembaga dapat mendampingi satu cabang olahraga secara berkelanjutan sehingga pembinaan atlet berlangsung lebih fokus dan optimal.

Haris juga menjelaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar KONI mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh insan olahraga. Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak ditentukan oleh siapa yang memimpin organisasi, melainkan dari prestasi yang dihasilkan.

“Mari kita bangun dengan kebersamaan. Kita tidak sedang berbicara siapa ketuanya, tetapi bagaimana olahraga mampu melahirkan prestasi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Haris memperkenalkan konsep sport tourism sebagai arah baru pengembangan olahraga di Kabupaten Probolinggo. Ia menilai setiap penyelenggaraan kejuaraan olahraga harus mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah.

“Ke depan konsep utama kita adalah sport tourism. Every event, economic impact. Setiap event olahraga harus dikolaborasikan dengan destinasi wisata sehingga mendatangkan pengunjung, menggerakkan UMKM, sekaligus mengenalkan potensi wisata Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Menurut Haris, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar untuk mewujudkan konsep tersebut. Wilayah seluas sekitar 1.696 kilometer persegi dengan garis pantai hampir 98 kilometer, tiga gunung, tujuh danau, air terjun, serta berbagai destinasi alam menjadi modal kuat untuk menggelar berbagai event olahraga.

“Kita memang bukan kabupaten yang sangat kaya, tetapi kita kaya akan potensi alam. Kita punya pantai, gunung, danau, air terjun dan banyak destinasi yang bisa dipadukan dengan kegiatan olahraga. Kalau tidak kita mulai sekarang, kapan lagi?” imbuhnya.

Haris optimistis penyelenggaraan event olahraga di kawasan wisata akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat. Aktivitas tersebut diyakini mampu menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, jasa, hingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Probolinggo.

“Kita tidak hanya bicara medali dan prestasi. Yang lebih penting adalah bagaimana keberadaan KONI dan cabang olahraga mampu memberikan dampak ekonomi bagi pariwisata Kabupaten Probolinggo. Pariwisata adalah sektor yang paling cepat menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Selasa, 3 November 2026 - 07:40

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar

Berita Terbaru