Bupati Malang Buka Kholwatan ke-47, Soroti Dampak Spiritualitas bagi Pembangunan

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang H. M. Sanusi saat membuka Kholwatan dan Tahlil Akbar ke-47 di Ponpes Raudlatul Ulum 2, Gondanglegi, Sabtu (20/12) malam. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Malang H. M. Sanusi saat membuka Kholwatan dan Tahlil Akbar ke-47 di Ponpes Raudlatul Ulum 2, Gondanglegi, Sabtu (20/12) malam. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M secara resmi membuka Kholwatan dan Tahlil Akbar ke-47 di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (20/12) malam. Kehadiran kepala daerah dalam agenda keagamaan ini menegaskan keterkaitan antara penguatan spiritual masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Abah Sanusi hadir bersama Kapolres Malang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah, Kepala Cabang Bank Jatim Kepanjen, serta sejumlah kepala OPD dan camat. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran pesantren dan majelis zikir dalam menjaga harmoni sosial.

Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan apresiasi kepada mursyid tarekat KH. Yusqi Qosim dan pengasuh Ponpes Raudlatul Ulum 2 KH. Hamim Kholili atas konsistensi penyelenggaraan Kholwatan dan Tahlil Akbar.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengejawantahan visi misi Malang MAKMUR—Maju, Agamis, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan Responsif,” ujarnya.

Ia menilai tradisi zikir, sholawat, dan istighfar yang rutin dilakukan jamaah memberikan dampak sosial dan spiritual yang luas. Menurutnya, suasana religius tersebut menjadi ikhtiar kolektif agar Kabupaten Malang dijauhkan dari musibah dan dianugerahi keberkahan.

Sanusi kemudian mengaitkan nilai barokah dengan progres pembangunan yang tengah berjalan. Ia mencontohkan pembangunan jalan nasional Gondanglegi–Balekambang, bantuan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Bantur, serta dukungan pembiayaan penyediaan air bersih di wilayah Malang selatan seperti Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.

“Sekolah Rakyat Terintegrasi dari SD hingga SMA ini diperuntukkan bagi anak keluarga kurang mampu dan putus sekolah, dibiayai negara, diasramakan, dan tanpa pungutan,” jelasnya.

Ia juga menyebut kontribusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam peningkatan konektivitas, termasuk ruas Turen–Sendangbiru dan jalur tembus Ngantang menuju perbatasan Blitar. Sanusi berharap Kholwatan dan Tahlil Akbar terus menjadi ruang penguatan nilai agamis yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Malang.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru