MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M secara resmi membuka Kholwatan dan Tahlil Akbar ke-47 di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (20/12) malam. Kehadiran kepala daerah dalam agenda keagamaan ini menegaskan keterkaitan antara penguatan spiritual masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Abah Sanusi hadir bersama Kapolres Malang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah, Kepala Cabang Bank Jatim Kepanjen, serta sejumlah kepala OPD dan camat. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran pesantren dan majelis zikir dalam menjaga harmoni sosial.
Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan apresiasi kepada mursyid tarekat KH. Yusqi Qosim dan pengasuh Ponpes Raudlatul Ulum 2 KH. Hamim Kholili atas konsistensi penyelenggaraan Kholwatan dan Tahlil Akbar.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengejawantahan visi misi Malang MAKMUR—Maju, Agamis, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan Responsif,” ujarnya.
Ia menilai tradisi zikir, sholawat, dan istighfar yang rutin dilakukan jamaah memberikan dampak sosial dan spiritual yang luas. Menurutnya, suasana religius tersebut menjadi ikhtiar kolektif agar Kabupaten Malang dijauhkan dari musibah dan dianugerahi keberkahan.
Sanusi kemudian mengaitkan nilai barokah dengan progres pembangunan yang tengah berjalan. Ia mencontohkan pembangunan jalan nasional Gondanglegi–Balekambang, bantuan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Bantur, serta dukungan pembiayaan penyediaan air bersih di wilayah Malang selatan seperti Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.
“Sekolah Rakyat Terintegrasi dari SD hingga SMA ini diperuntukkan bagi anak keluarga kurang mampu dan putus sekolah, dibiayai negara, diasramakan, dan tanpa pungutan,” jelasnya.
Ia juga menyebut kontribusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam peningkatan konektivitas, termasuk ruas Turen–Sendangbiru dan jalur tembus Ngantang menuju perbatasan Blitar. Sanusi berharap Kholwatan dan Tahlil Akbar terus menjadi ruang penguatan nilai agamis yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Malang.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








