Bupati Malang Dampingi Mensos Kunjungi Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Mimpi Besar untuk Anak Bangsa

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial RI H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat menghadiri kegiatan di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang, Senin (8/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Sosial RI H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat menghadiri kegiatan di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang, Senin (8/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Suasana haru mewarnai kunjungan Menteri Sosial RI, H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang, Senin (8/9/2025). Kehadiran Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., yang turut mendampingi, semakin menegaskan dukungan pemerintah terhadap pendidikan inklusif bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Acara dimulai dengan lantunan sholawat oleh para siswa yang menciptakan suasana khidmat. Sorotan perhatian kemudian tertuju pada tiga siswa SRMP 16 Kota Batu yang membacakan puisi berjudul Menari di Atas Matahari. Penampilan ini sukses mengundang tepuk tangan dan apresiasi dari Gus Ipul maupun Bupati Sanusi.

Selain puisi, siswa juga menampilkan nyanyian, tarian tradisional, hingga paduan suara, menampilkan potensi dan kreativitas anak-anak binaan Sekolah Rakyat.

Bupati Malang bahkan memberikan hadiah khusus bagi siswa yang tampil sebagai bentuk apresiasi. “Ini adalah dorongan agar mereka lebih bersemangat belajar dan berani mengekspresikan bakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat saat ini masih berstatus rintisan dan direncanakan memiliki gedung permanen pada tahun depan. Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan kesehatan siswa agar proses belajar dapat berjalan optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Sekolah Rakyat tidak hanya belajar, tetapi juga tumbuh dengan sehat. Program talent DNA akan membantu memetakan potensi siswa agar mereka berkembang sesuai bakat,” jelasnya.

Lebih jauh, Gus Ipul menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam menurunkan angka kemiskinan. Menurutnya, kerja sama lintas kementerian, pemerintah provinsi, hingga kabupaten/kota menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

“Kalau ada kesamaan visi dan keyakinan, angka kemiskinan bisa turun signifikan. Setiap anak berhak punya mimpi besar, tanpa memandang latar belakangnya,” ungkap Mensos.

Ia pun mengaitkan penampilan puisi siswa dengan pesan moral tentang keberanian bermimpi. “Mimpi besar adalah langkah awal menuju masa depan Indonesia yang cerah. Kita harus memotivasi anak-anak untuk berani bermimpi, karena dari situlah lahir generasi yang tangguh,” tambahnya.

Gus Ipul mengajak seluruh pihak, mulai dari Kementerian Sosial, pemerintah daerah, hingga masyarakat, untuk bersama-sama memberi ruang bagi anak-anak mengembangkan diri. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal fasilitas, melainkan juga soal memberikan keyakinan bahwa setiap anak bisa meraih cita-citanya.

“Jika kita berpikir dan bergerak dengan cara yang sama, maka anak-anak ini akan punya kesempatan lebih besar untuk mewujudkan potensinya. Merekalah masa depan bangsa,” pungkas Gus Ipul.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci
Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja
Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang
Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total
Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial
Wabup Mimik Diserbu Curhat Pengangguran dan Alsintan di Sidoarjo
Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:20 WIB

Dusun Balian Banyuwangi Viral, Seni Budaya dan Cabe Jawa Tembus Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:23 WIB

Ribuan LKS di Jatim Belum Terakreditasi, Khofifah Dorong Pembenahan Total

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:12 WIB

Khofifah-Gus Ipul Benahi 2.500 LKS di Jatim, Akreditasi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Sosial

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bangkalan melepas keberangkatan jamaah calon haji di Masjid Agung Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji Bangkalan ke Tanah Suci

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Ratusan atlet mengikuti Madura Sport Championship 2 di GOR Sultan Abdul Kadirun, Bangkalan, Minggu, 10 Mei 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pendidikan

568 Pesilat Padati Bangkalan, Seleksi Popda Jatim 2026 Memanas

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:16 WIB

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat berdialog dengan petani Papandayan di Garut terkait program pelatihan agroforestry. Minggu, 9 Mei 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Kemnaker Latih 500 Warga Garut, Agroforestry Jadi Harapan Baru Kerja

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:32 WIB