Bupati Malang Salurkan Bantuan untuk 16 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Bantur

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi menyerahkan bantuan kepada warga terdampak puting beliung di Dusun Balong, Selasa (24/2/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi menyerahkan bantuan kepada warga terdampak puting beliung di Dusun Balong, Selasa (24/2/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang bergerak cepat merespons bencana angin puting beliung yang merusak 16 rumah warga di Dusun Balong, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Bantuan darurat disalurkan langsung oleh Bupati Malang, Sanusi, kepada warga terdampak pada Selasa (24/2/2025) pagi.

Bencana tersebut terjadi pada Senin (23/2/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Dusun Balong dan menyebabkan kerusakan ringan pada belasan rumah warga. Selain itu, sejumlah pohon tumbang sempat mengganggu akses lingkungan sekitar.

Berdasarkan pendataan awal pemerintah desa dan kecamatan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan atap rumah dan bagian bangunan lain membuat sebagian warga harus melakukan perbaikan segera agar dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Dalam kunjungannya, Bupati Sanusi menyerahkan bantuan berupa paket sembako, selimut, terpal, perlengkapan kebutuhan anak (family kids), serta bantuan logistik lainnya. Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, Ketua Baznas Kabupaten Malang, serta Forkopimcam Bantur.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Bantuan ini semoga bisa meringankan beban warga dan langsung digunakan untuk kebutuhan beberapa hari ke depan,” ujar Sanusi di hadapan warga terdampak.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Malang dalam penanganan bencana berbasis kebutuhan warga. Pemerintah memastikan proses pendataan lanjutan dilakukan guna mengantisipasi dampak lanjutan serta meminimalkan risiko serupa di kemudian hari.

“Semoga ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kami berharap warga tetap kuat dan saling mendukung,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru