Haul Gus Dur ke-16 di Malang, Bupati Sanusi Tegaskan Nilai Kemanusiaan Tetap Relevan

Sabtu, 27 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri Haul ke-16 Gus Dur di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri Haul ke-16 Gus Dur di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmen menjaga nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan kebangsaan melalui peringatan Haul ke-16 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (26/12) malam. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama lebih dari seribu jamaah dari berbagai elemen masyarakat.

Haul Gus Dur tahun ini dirangkai dengan doa bersama untuk almarhum Presiden Soekarno, Soeharto, dan BJ. Habibie, serta doa kemanusiaan bagi para korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera. Acara diprakarsai Brigade Gus Dur (Barikade Gus Dur) dan dihadiri jajaran pengurus Barikade Gus Dur Jawa Timur dan Kabupaten Malang, termasuk Sulaiman yang dikenal sebagai orang dekat Gus Dur semasa hidup.

Dalam sambutannya, Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi menyampaikan apresiasi atas konsistensi Barikade Gus Dur dalam merawat nilai-nilai perjuangan Gus Dur. Ia menilai haul bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi kolektif untuk menguatkan kembali fondasi kebangsaan.

“Alhamdulillah malam ini kita dapat berkumpul dalam Haul ke-16 Gus Dur dan mengirim doa untuk para pendahulu bangsa serta saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana. Haul ini menegaskan kembali bahwa Gus Dur adalah pemimpin yang mengabdikan kekuasaannya untuk kemanusiaan dan keadilan sosial,” ujar Sanusi.

Menurutnya, ajaran Gus Dur tentang keberagaman, toleransi, dan keberpihakan kepada rakyat kecil tetap relevan di tengah dinamika sosial dan politik saat ini. Gus Dur, kata Sanusi, selalu menempatkan kekuasaan sebagai alat pelayanan publik, bukan sarana dominasi.

Haul berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama, refleksi kebangsaan, serta penyampaian pesan moral. Barikade Gus Dur sendiri dikenal sebagai kelompok relawan yang meneruskan nilai perjuangan Gus Dur, mulai dari merawat keberagaman, memperjuangkan keadilan sosial, membela kelompok minoritas, hingga membangun perdamaian.

Menutup sambutannya, Sanusi berharap doa yang dipanjatkan membawa ketenangan bagi para almarhum dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. “Semoga amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:47

Valen DA7 Tepis Soal Asmara, Pilih Fokus Karier dan Produktif Berkarya

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru