Bupati Malang Tegaskan Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Stabilitas Harga

Selasa, 2 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Malang, (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Malang, (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya menjaga stabilitas pangan di tengah fluktuasi harga beras nasional. Senin (1/9/2025) pagi, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., didampingi Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri sekaligus menyukseskan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Gedung Cindewilia, Pakisaji.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Malang, Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kapolres Malang beserta jajaran, Kepala BPS Kabupaten Malang, pimpinan Bulog Cabang Malang, camat, hingga kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, khususnya beras. Ia menyebut, stok beras di Kabupaten Malang masih aman dan siap disalurkan untuk masyarakat.

“Terima kasih Pak Kapolres, Pak Dandim, juga Bulog yang hari ini bersama-sama melaksanakan penjualan beras murah. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi warga,” ujar Sanusi.

Selain meninjau langsung penyaluran beras, Bupati Sanusi juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga kondusivitas, kedamaian, dan keselamatan. Menurutnya, stabilitas sosial sama pentingnya dengan stabilitas pangan.

“Kita semua harus menjaga persatuan, menghindari kerusuhan, dan tetap mengusung semangat NKRI harga mati,” tegasnya.

Program pasar murah ini menyediakan beras berkualitas dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi mengingat harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, total beras yang disalurkan mencapai 8 ton untuk 33 kecamatan. Selain itu, Bulog menyiapkan cadangan sebanyak 1.393 ton, sementara stok regional di gudang Bulog Cabang Malang dilaporkan masih aman dengan ketersediaan sekitar 35.000 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang menegaskan, program ini akan terus digelar secara berkala di berbagai kecamatan, bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Gerakan Pangan Murah sendiri merupakan bagian dari strategi nasional pengendalian inflasi daerah. Melalui sinergi pemerintah daerah, Bulog, dan aparat keamanan, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapat akses harga beras yang lebih murah, tetapi juga merasa lebih tenang menghadapi gejolak ekonomi.

Wakil Bupati Lathifah Shohib menambahkan, keberhasilan program ini bergantung pada dukungan masyarakat. “Kami berharap warga bisa memanfaatkan program ini dengan bijak. Stok aman, harga terkendali, dan semoga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ucapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru