JAKARTA,RadarBangsa.co.id – Kabupaten Kendal kembali memperkenalkan kekayaan seni dan budayanya di tingkat nasional melalui Pentas Duta Seni dan Budaya Kabupaten Kendal Tahun 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sanggarpura Sendang Tulang Bawang tampil mewakili 20 komunitas seni dan budaya Kabupaten Kendal.
Pentas seni ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Kendal kepada masyarakat luas sekaligus melestarikan warisan tradisi agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam membawa kekayaan seni, budaya, tradisi, serta kearifan lokal Kabupaten Kendal agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga secara nasional.
Bupati Kendal menyampaikan bahwa keterlibatan Sanggarpura Sendang Tulang Bawang sebagai perwakilan 20 komunitas seni dan budaya menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah.
“Keterlibatan puluhan komunitas ini menjadi bukti bahwa semangat menjaga budaya lokal masih kuat dan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Bupati Kendal.
Melalui panggung nasional di TMII, Kabupaten Kendal tidak hanya menunjukkan kekayaan ragam kesenian daerah, tetapi juga memperkenalkan potensi budaya yang menjadi bagian penting dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kendal.
Penyelenggara turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada General Manager PMDI, Badan Penghubung Komunikasi Jawa Tengah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pentas seni dan budaya tersebut dapat terselenggara dengan baik.
Lebih dari upaya pelestarian tradisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana promosi potensi pariwisata dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Kendal.
Dengan semakin dikenalnya seni dan budaya Kendal di tingkat nasional, peluang untuk memperkenalkan destinasi wisata, produk unggulan daerah, serta mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat semakin terbuka.
Pentas Duta Seni dan Budaya ini sekaligus menjadi penegasan bahwa budaya daerah bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan kekuatan identitas yang harus terus dirawat, dikembangkan, dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Dari Kendal untuk Indonesia. Melalui seni dan budaya, potensi daerah semakin dikenal, tradisi tetap lestari, dan kebanggaan terhadap identitas lokal terus digaungkan di panggung nasional.
Penulis : Rbn
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar