Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memberikan pengarahan dan pembinaan kepada kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Kokop, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memberikan pengarahan dan pembinaan kepada kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Kokop, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Penguatan peran kader kesehatan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak. Kader didorong tidak hanya aktif dalam kegiatan Posyandu, tetapi juga mampu memberikan edukasi dan pendampingan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat memberikan pengarahan dan pembinaan kepada kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Kokop, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Muayyanah Fauzan Ja’far.

Dalam arahannya, Lukman menegaskan bahwa kader kesehatan memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keberadaan mereka dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kesadaran keluarga dalam menjaga kesehatan.

“Kader kesehatan memiliki peran penting karena menjadi garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran kader sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya kesehatan,” ujar Lukman.

Menurutnya, kontribusi kader tidak sebatas membantu pelaksanaan pelayanan Posyandu. Mereka juga diharapkan berperan dalam memantau kondisi ibu dan anak serta mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

“Kami berharap kader terus meningkatkan kepedulian dan pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam memantau kesehatan ibu dan anak serta mendorong keluarga memanfaatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim menekankan pentingnya membangun kesadaran kesehatan mulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, pendampingan kader diperlukan agar orang tua memahami kebutuhan gizi dan perkembangan anak.

“Kader tidak hanya berperan dalam kegiatan Posyandu, tetapi juga perlu aktif memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pemenuhan gizi dan pentingnya memantau tumbuh kembang balita secara rutin,” ungkap Luthfiana.

Pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala menjadi salah satu perhatian dalam pendampingan tersebut. Melalui edukasi yang diberikan, keluarga diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan asupan gizi dan menjaga kesehatan anak secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap penguatan kapasitas kader juga disampaikan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Muayyanah Fauzan Ja’far. Ia berharap peningkatan kemampuan kader dapat mendukung optimalisasi pendampingan keluarga di tengah masyarakat.

“Penguatan kapasitas kader kesehatan perlu terus dilakukan agar pendampingan keluarga semakin optimal dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak semakin meningkat,” tuturnya.

Pembinaan di wilayah kerja UPT Puskesmas Kokop tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan para kader.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap sinergi berbagai pihak tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Dengan demikian, kader kesehatan diharapkan semakin optimal menjalankan perannya dalam mendampingi keluarga menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan
Layanan Publik Jember Diperluas, Warga Bisa Urus Adminduk di Kecamatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:22

Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Berita Terbaru