Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta mengikuti pelatihan pelinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di PR Suramadu, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id).

Peserta mengikuti pelatihan pelinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di PR Suramadu, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id).

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 30 warga Kecamatan Burneh mengikuti pelatihan pelinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan pada 26–27 Oktober 2026. Program ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat agar sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja industri hasil tembakau.

Pelatihan berlangsung di PR Suramadu, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai teknik melinting rokok yang baik dan benar sesuai standar industri.

Untuk mendukung proses pembelajaran, Disperinaker Bangkalan menghadirkan tenaga ahli dari Kabupaten Pamekasan sebagai narasumber. Peserta diharapkan dapat memahami teknik kerja yang dibutuhkan dalam proses produksi rokok SKT.

Kepala Disperinaker Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan potensi sumber daya manusia lokal.

Menurut Jemmi, peningkatan kompetensi menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan masyarakat memasuki dunia kerja, termasuk pada sektor industri hasil tembakau yang membutuhkan keterampilan khusus.

“Pelatihan ini bukan sekadar memberikan keterampilan kepada peserta, tetapi juga menjadi upaya menjembatani kebutuhan tenaga kerja industri dengan potensi sumber daya manusia lokal. Harapannya, peserta yang memiliki kemampuan sesuai standar dapat memperoleh kesempatan kerja di industri rokok yang ada di Bangkalan,” ujar Jemmi.

Ia menjelaskan, keterampilan melinting rokok sesuai standar diharapkan dapat membantu peserta memenuhi kebutuhan produksi perusahaan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan, tetapi juga pada kesiapan tenaga kerja menghadapi kebutuhan industri.

Jemmi menambahkan, keterlibatan pelaku usaha diperlukan agar program peningkatan keterampilan dapat berjalan sesuai kebutuhan pasar kerja. Sinergi tersebut diharapkan memperluas peluang masyarakat setempat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka pengangguran terbuka.

“Ketika kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan, peluang penyerapan tenaga kerja lokal akan semakin terbuka. Karena itu, kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara langsung dan memberikan dampak positif bagi peserta maupun perusahaan,” tambahnya.

Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis, pelatihan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas produksi industri hasil tembakau di Kabupaten Bangkalan. Tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan diharapkan dapat berkontribusi terhadap produktivitas dan daya saing industri rokok lokal.

Disperinaker Bangkalan juga mendorong pelaksanaan pelatihan serupa secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, termasuk generasi muda di sekitar kawasan industri, terhadap program peningkatan kompetensi kerja.

Pemkab Bangkalan berharap penguatan keterampilan tenaga kerja lokal dapat berjalan seiring dengan perkembangan industri. Namun, realisasi penyerapan tenaga kerja dan dampak program terhadap pengurangan pengangguran tetap perlu dilihat melalui perkembangan lanjutan setelah pelatihan dilaksanakan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Layanan Publik Jember Diperluas, Warga Bisa Urus Adminduk di Kecamatan
Khofifah Raih Leadership Award Amerta Nutrition 2026, Penanganan Stunting Jadi Sorotan
Sidak Proyek RSUD Notopuro, Wakil Bupati Sidoarjo Tekankan Transparansi Material
Polres Kendal Mutasi 14 Pejabat, Ini Daftar Pergantiannya
Hari Jadi ke-495 Bangkalan, Bupati Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Lapangan Kerja
Ombudsman RI Apresiasi Respons Cepat Pemkab Lamongan dalam Penilaian Pelayanan Publik
Subandi Tata Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Parkir Liar dan PKL Jadi Sorotan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42

HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:33

Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:18

Layanan Publik Jember Diperluas, Warga Bisa Urus Adminduk di Kecamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:47

Khofifah Raih Leadership Award Amerta Nutrition 2026, Penanganan Stunting Jadi Sorotan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:32

Sidak Proyek RSUD Notopuro, Wakil Bupati Sidoarjo Tekankan Transparansi Material

Berita Terbaru