Bupati Sidoarjo Pastikan RTLH di Wonoayu Segera Dibedah

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan alat bantu kesehatan dan meninjau RTLH di Tulangan serta Wonoayu, Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyerahkan alat bantu kesehatan dan meninjau RTLH di Tulangan serta Wonoayu, Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi kembali turun langsung menemui warga dalam agenda sosial yang digelar di Kecamatan Tulangan dan Wonoayu, Sabtu (18/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyerahkan alat bantu kesehatan bagi lansia dan penyandang disabilitas sekaligus memastikan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga segera direnovasi melalui program bedah rumah.

Kegiatan yang menjadi agenda rutin akhir pekan itu turut dihadiri Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi, Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Martha Wara Kusuma, perwakilan Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka. Selain meninjau kondisi warga, rombongan juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan kesehatan dilakukan di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan. Sejumlah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas menerima alat bantu yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Bantuan tersebut meliputi kaki palsu untuk Chayati (65) yang menderita diabetes, tongkat kaki satu bagi Darmina (84), serta kursi roda untuk Wadi (75) dan Muslikhah (78) yang mengalami stroke. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Subandi kepada para penerima manfaat.

Subandi mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus. Menurutnya, alat bantu kesehatan diharapkan dapat menunjang aktivitas sehari-hari dan membantu warga menjalani kehidupan dengan lebih baik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan memotivasi warga. Pemkab Sidoarjo bersama seluruh pihak terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi meringankan beban masyarakat, khususnya lansia dan warga kurang mampu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan yang telah tersedia. Masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan diminta rutin melakukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan.

“Yang terpenting jaga kesehatan. Jika sudah memiliki BPJS, silakan digunakan untuk berobat dan kontrol rutin. Pemerintah hadir bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memastikan akses pelayanan kesehatan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Usai menyerahkan alat bantu kesehatan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu. Di lokasi tersebut, Subandi melakukan inspeksi mendadak terhadap rumah milik Abd Majid (65) yang masuk kategori rumah tidak layak huni.

Rumah yang ditempati Abd Majid bersama anak, menantu, dan tiga cucunya itu berada dalam kondisi memprihatinkan. Atap rumah tampak rapuh dan bocor, sedangkan lantainya masih berupa acian semen dengan posisi sejajar permukaan tanah sehingga kerap tergenang air saat hujan.

Setelah melihat langsung kondisi bangunan, Subandi memastikan rumah tersebut segera mendapatkan bantuan renovasi melalui program bedah rumah yang didukung Baznas Sidoarjo. Nilai bantuan diperkirakan berkisar Rp20 juta hingga Rp25 juta, menyesuaikan hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Hari ini kita melihat langsung rumah Pak Majid. Pemkab bersama Baznas hadir memberikan bantuan bedah rumah. Yang terpenting pengerjaannya harus segera dimulai agar keluarga Pak Majid dapat tinggal di rumah yang aman, sehat, dan nyaman,” tegasnya.

Ia meminta proses renovasi dipercepat dengan fokus pada perbaikan struktur dasar rumah. Salah satu prioritasnya adalah meninggikan lantai dan memasang keramik agar rumah tidak lagi terdampak genangan saat musim hujan.

“Lantainya harus ditinggikan dan dikeramik agar tidak banjir lagi. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Abd Majid mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Ia berharap proses renovasi dapat segera dilaksanakan sehingga keluarganya dapat menempati rumah yang lebih layak.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan semua pihak yang telah membantu. Semoga rumah kami segera diperbaiki sehingga keluarga bisa tinggal dengan lebih nyaman,” ucapnya.

Melalui penyaluran alat bantu kesehatan dan percepatan program bedah rumah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berupaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas hunian bagi warga yang membutuhkan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Berita Terbaru