Bupati Sidoarjo Subandi Paparkan Masterplan 2026 Usai Didemo PMII

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi berdialog dengan mahasiswa PMII di Kantor Pemkab, Kamis (26/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi berdialog dengan mahasiswa PMII di Kantor Pemkab, Kamis (26/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidoarjo di depan Kantor Pemkab Sidoarjo, Kamis (26/2/2026), berujung dialog terbuka dengan Bupati Subandi. Dalam forum tersebut, Subandi memaparkan masterplan pembangunan 2026 sebagai respons atas kritik mahasiswa terkait pendidikan, infrastruktur, hingga transparansi anggaran.

Aksi bertajuk “Marhaban Ya Melawan” itu menyoroti delapan isu strategis, antara lain prioritas anggaran pendidikan, percepatan perbaikan jalan rusak, pembenahan drainase dan tata ruang, kebijakan pro tenaga kerja lokal, pembangunan sirkuit resmi, keterbukaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), transparansi pusat kreativitas, serta progres proyek strategis daerah.

Ketua PC PMII Sidoarjo, Muhammad Alfien Ananta, menegaskan gerakan tersebut merupakan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami tidak datang untuk mencari panggung. Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali ke rakyat. Kritik ini bentuk tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan itu, Subandi memaparkan empat sektor prioritas dalam masterplan 2026, yakni pendidikan, percepatan perbaikan jalan, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), serta pembenahan irigasi dan normalisasi sungai. Perencanaan tersebut, kata dia, disusun berbasis data hingga tingkat kecamatan dengan pendampingan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Kita tidak bekerja tanpa peta. Semua sudah terdata, dari kondisi jalan, titik banjir, sampai kebutuhan sekolah. Wilayah yang tertinggal akan kita intervensi pada 2026. Ini bukan janji lisan, tapi dokumen perencanaan yang bisa diawasi bersama,” tegasnya.

Terkait infrastruktur, Subandi menyebut perbaikan tengah berjalan di 26 titik. Ia mengakui adanya evaluasi internal terhadap mutu pekerjaan.

“Kualitas sekarang kita awasi ketat. Kalau ada pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, ada konsekuensi tegas. Kami tidak ingin proyek cepat rusak dan membebani anggaran lagi,” katanya.

Soal rencana pembangunan sirkuit balap resmi yang ditargetkan mulai 2027, Subandi menyatakan proyek itu bertujuan menekan balap liar yang kerap meresahkan warga.

“Kita siapkan ruang yang legal dan aman. Anak-anak muda butuh wadah, bukan dibiarkan balapan di jalan umum yang membahayakan,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan fiskal 2026 akibat penurunan transfer pusat sekitar Rp450 miliar. “Kita tetap maksimalkan yang ada. Efisiensi harus dilakukan, tetapi program prioritas seperti pendidikan dan infrastruktur tidak boleh berhenti,” pungkas Subandi.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru