Bupati Yes Dorong Akses Pendidikan Merata, Beasiswa dan Sekolah Rakyat Diperluas di Lamongan

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI Nihayatul Ulum Pangkatrejo, Maduran, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI Nihayatul Ulum Pangkatrejo, Maduran, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak seluruh lapisan masyarakat memanfaatkan kemudahan akses pendidikan yang terus diperluas pemerintah pusat dan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat peletakan batu pertama pembangunan gedung baru MI Nihayatul Ulum Pangkatrejo, Kecamatan Maduran, Kamis (5/2/2026).

Menurut Yuhronur Efendi, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pemerataan pendidikan melalui berbagai program konkret, mulai dari beasiswa hingga pengembangan Sekolah Rakyat. Langkah ini ditujukan agar pendidikan berkualitas dapat diakses tanpa diskriminasi sosial maupun ekonomi.

“Alhamdulillah, hingga 2025 sudah tersalurkan 7.598 Beasiswa Perintis. Ini bukti bahwa pendidikan di Lamongan terus kita dorong agar bisa dinikmati seluruh masyarakat dengan kesempatan yang sama,” kata Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes.

Ia menjelaskan, Pemkab Lamongan juga menyiapkan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan. Saat ini, Sekolah Rakyat tingkat SMA telah berjalan di Kecamatan Brondong dengan 75 siswa yang tinggal di asrama dan mendapatkan fasilitas pendidikan serta akomodasi secara gratis.

“Ke depan, Sekolah Rakyat akan terus kita bangun di Lamongan. Pemerintah pusat juga merencanakan pendirian SMA unggulan di kabupaten. Kesempatan ini harus dimanfaatkan agar anak-anak kita memperoleh pendidikan yang baik,” ujarnya.

Sekolah Rakyat merupakan program Pemerintah Republik Indonesia yang menyasar anak-anak dari keluarga sangat miskin melalui pendidikan berasrama tanpa biaya. Di Lamongan, program ini sementara berlokasi di Gedung SMK Negeri Maritim Brondong, dengan proses seleksi siswa dilakukan oleh Dinas Sosial bersama Program Keluarga Harapan (PKH).

Pak Yes menegaskan, pembangunan sarana pendidikan seperti MI Nihayatul Ulum menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia Lamongan. “Akses sudah dibuka, dukungan sudah disiapkan. Tugas kita bersama adalah memanfaatkannya sebaik mungkin,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru