Lamongan Kembali Ukir Prestasi, Yuhronur Efendi Terima Primaniyarta dari Kementerian Perdagangan

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan Primaniyarta 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Ekspor dari Menteri Perdagangan RI Budi Santoso pada pembukaan The 40th Trade Expo Indonesia di ICE BSD City, Rabu (15/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima penghargaan Primaniyarta 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Ekspor dari Menteri Perdagangan RI Budi Santoso pada pembukaan The 40th Trade Expo Indonesia di ICE BSD City, Rabu (15/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komitmen Kabupaten Lamongan dalam memperkuat daya saing produk ekspor akhirnya mendapat pengakuan nasional. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima Penghargaan Primaniyarta 2025 dengan kategori Kepala Daerah Pendukung Ekspor dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Rabu (15/10/2025), dalam pembukaan The 40th Trade Expo Indonesia di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan RI Budi Santoso sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kepala daerah yang berhasil mendorong pertumbuhan ekspor di wilayahnya. Primaniyarta sendiri merupakan penghargaan tertinggi di bidang ekspor yang diberikan kepada eksportir berprestasi dan tokoh daerah yang berperan aktif dalam memajukan sektor perdagangan luar negeri.

Ekspor memiliki peranan penting dalam memperkuat ekonomi nasional, memperluas lapangan kerja, dan memperkenalkan produk unggulan ke pasar global. Dalam konteks itu, Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah yang menunjukkan ketahanan dan produktivitas tinggi di tengah fluktuasi ekonomi global.

Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan mencatat, total nilai ekspor daerah tersebut mencapai Rp107,53 triliun pada 2022, Rp96,51 triliun pada 2023, dan Rp20,78 triliun hingga pertengahan 2024. Tren ekspor ini menunjukkan kontribusi signifikan Lamongan terhadap sektor industri dan perdagangan Jawa Timur.

Pada Mei 2025, Lamongan juga meluncurkan ekspor perdana tahun 2025 dengan mengirimkan berbagai produk unggulan ke 10 negara tujuan, antara lain Amerika Serikat, Jepang, China, Australia, Inggris, Turki, Jerman, India, dan Hong Kong.

Komoditas ekspor tersebut mencakup ikan, udang, kayu dan olahannya, kain tenun khas, pupuk, pakan ternak, makanan dan minuman olahan, hingga perabot rumah tangga. Produk-produk ini tidak hanya memperkuat citra Lamongan sebagai daerah produktif, tetapi juga membuka peluang baru bagi UMKM untuk menembus pasar global.

“Capaian ekspor Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa kita masih cukup tangguh menghadapi ketidakpastian kondisi pasar global. Harapannya, tahun ini bisa terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut,” ujar Yuhronur Efendi yang akrab disapa Pak Yes.

Untuk memperkuat daya saing ekspor, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan terus memperluas kerja sama lintas instansi, termasuk dengan KPPBC Gresik melalui program klinik ekspor, dan dengan Export Center Surabaya (ECS) melalui kegiatan business matching serta fasilitasi layanan Inarxport bagi pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi serta memperluas jaringan pasar luar negeri.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami akan terus membuka ruang bagi UMKM Lamongan agar mampu berdaya saing di tingkat internasional,” tutur Pak Yes.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru