Buruan Daftar! Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Gratis 2026

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers pembukaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Konferensi pers pembukaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 1 dengan menyediakan 20.000 kuota pelatihan gratis bagi masyarakat, khususnya lulusan SMA/SMK sederajat, sebagai langkah strategis meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional sekaligus menekan angka pengangguran.

Program yang diluncurkan secara nasional ini menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan keterampilan kerja berbasis kebutuhan industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan seluruh rangkaian pelatihan vokasi diselenggarakan tanpa biaya dan mengusung konsep *link and match* antara pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Pelatihan ini dirancang agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan sehingga siap langsung masuk ke pasar kerja maupun membangun usaha mandiri,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 70.000 peserta melalui tiga gelombang pelaksanaan sepanjang tahun. Untuk tahap awal atau Batch 1, pemerintah memprioritaskan lulusan SMA/SMK/MA tahun 2023 hingga 2025.

Program pelatihan dilaksanakan serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Yassierli, kebijakan prioritas tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja muda yang belum terserap pasar kerja sekaligus mempercepat kesiapan angkatan kerja baru.

“Selain program pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi, pemerintah juga menghadirkan jalur peningkatan kompetensi bagi lulusan SMA dan SMK agar memiliki peluang kerja lebih besar,” katanya.

Pendaftaran Batch 1 dibuka melalui laman skillhub.kemnaker.go.id sejak 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Tahapan seleksi berlangsung pada 9–15 Maret 2026, pengumuman peserta pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dijadwalkan mulai 1 April 2026.

Adapun bidang pelatihan yang tersedia mencakup teknologi informasi dan komunikasi, manufaktur, otomotif, konstruksi, pariwisata, hingga kewirausahaan. Beberapa program unggulan antara lain Internet of Things (IoT), cyber security, kendaraan listrik, instalasi panel surya, pengoperasian mesin CNC, digital marketing, smart farming, serta pengolahan pangan industri.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh pelatihan dan makan siang gratis, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga disediakan sesuai kriteria peserta.

Pemerintah berharap program ini mampu mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja nasional sekaligus memperkuat daya saing industri dalam menghadapi transformasi ekonomi digital.

“Harapannya, pelatihan ini benar-benar menjadi jembatan masyarakat menuju pekerjaan yang layak dan produktif,” pungkas Yassierli.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru