Calon Ketua PKB Lamongan Didapuk Jadi Alumni Naturalisasi Denanyar

Minggu, 17 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapten (Purn) H. Suherman, S.M. bersama Gus Salam dan jajaran ulama dalam acara Ngaji Rutin serta pelantikan IKAPPMAM Lamongan, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapten (Purn) H. Suherman, S.M. bersama Gus Salam dan jajaran ulama dalam acara Ngaji Rutin serta pelantikan IKAPPMAM Lamongan, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Nama Kapten (Purn) H. Suherman, S.M., kembali menjadi sorotan publik usai didapuk sebagai alumni santri naturalisasi Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang. Momentum itu terjadi dalam forum Ngaji Rutin Kitab Kifayatul Atqiya’ dan pelantikan pengurus IKAPPMAM Cabang Lamongan yang dihadiri ratusan jamaah, tokoh NU, hingga pengasuh pesantren ternama dari Jombang, pada Minggu (17/5)

Suasana religius bercampur hangatnya silaturahmi terasa di kediaman Kapten (Purn) H. Suherman, S.M., saat keluarga besar Artomoro menerima kedatangan jamaah dan alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.

Acara yang dirangkai dengan pelantikan pengurus IKAPPMAM Cabang Lamongan itu bukan sekadar agenda seremonial. Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi alumni pesantren sekaligus penguatan jejaring Nahdlatul Ulama di Lamongan.

Hadir langsung pengasuh Ponpes Denanyar Jombang, KH. Abdussalam Shohib atau Gus Salam, bersama KH. Mu’id Shohib, KH. Wahab, dan Gus Amang. Sejumlah kiai sepuh, tokoh masyarakat, pengurus PCNU Lamongan dan Babat, hingga jamaah dari berbagai wilayah juga memadati lokasi acara.

Di tengah forum pengajian, Gus Salam secara terbuka mendapuk Kapten (Purn) H. Suherman sebagai alumni santri naturalisasi Denanyar Jombang. Pernyataan itu langsung menyedot perhatian jamaah.

“Semoga ke depan makin berkhidmat di Nahdlatul Ulama, juga berkhidmat di Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Lamongan,” ujar KH. Abdussalam Shohib.

Pernyataan tersebut makin menarik perhatian karena disampaikan di tengah menguatnya dinamika politik internal PKB Lamongan. Nama Kapten Herman sendiri belakangan disebut sebagai salah satu figur yang bersiap maju memimpin DPC PKB Lamongan.

Gus Salam bahkan secara terang-terangan menyinggung hajat politik tersebut di depan jamaah.

“Mantan tentara jadi alumni Denanyar naturalisasi, Kapten Herman yang sekarang menjadi anggota Fraksi PKB DPRD Lamongan,” katanya.

“Beliau saat ini sedang punya hajat, mau berkhidmat jadi Ketua PKB Lamongan,” lanjutnya disambut tepuk tangan para jamaah.

Dukungan moral dan doa pun mengalir dalam forum itu. Jamaah berharap proses pengabdian yang dijalani Kapten Herman berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Lamongan.

“Semoga Kapten Herman dimudahkan dalam segala urusannya, diberikan kebahagiaan bersama keluarga dan diberikan kesuksesan di masa depan,” ucap Gus Salam.

Sosok KH. Abdussalam Shohib sendiri bukan nama asing di lingkungan NU. Cucu KH. Bisri Syansuri, salah satu ulama pendiri Nahdlatul Ulama itu dikenal aktif menjaga tradisi pesantren sekaligus mendorong NU tetap relevan menjawab tantangan zaman.

Sementara itu, Kapten (Purn) H. Suherman menegaskan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan pengabdian organisasi di tengah masyarakat.

“Melalui majelis ilmu dan pelantikan pengurus baru, diharapkan IKAPPMAM Cabang Lamongan dapat menjalankan amanah organisasi secara solid, amanah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua IKAPPMAM Cabang Lamongan yang baru dilantik, Dr. Moh. Nurman, M.Pd., juga menekankan pentingnya menjaga tradisi keilmuan dan konsistensi pengabdian di NU.

“Salah satunya melalui silaturahim dan Ngaji Rutin Kitab Kifayatul Atqiya’ tiga bulan sekali untuk melestarikan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” katanya.

Di tengah dinamika politik dan sosial yang terus bergerak di Lamongan, “Forum keagamaan seperti ini dinilai bukan hanya menjaga sanad keilmuan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya figur-figur baru yang mendapat legitimasi moral dari kalangan pesantren dan masyarakat akar rumput, pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru