Capaian PBB P2 Lamongan 2025 Tembus Target, Ditopang Digitalisasi Pajak

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kinerja penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Kabupaten Lamongan tahun 2025 mencatat hasil positif. Realisasi penerimaan pajak daerah tersebut berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat fondasi kemandirian fiskal Lamongan.

Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian PBB P2 tahun 2025 mencapai 100,27 persen atau senilai Rp58,15 miliar. Angka ini melampaui target yang dipatok sebesar Rp58 miliar, menandai efektivitas strategi pemungutan pajak daerah yang terus diperkuat.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penerapan digitalisasi layanan publik dalam sistem pembayaran pajak. Digitalisasi dinilai mampu memangkas waktu layanan, meningkatkan akurasi data wajib pajak, serta menekan potensi kecurangan. Selain itu, sistem digital turut mendorong transparansi pengelolaan pajak yang berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa capaian pajak daerah memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian fiskal dan pembiayaan pembangunan. Hal itu disampaikannya saat membuka kick off Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB P2 tahun 2026, Senin (5/1), di Kantor Bapenda Lamongan.

“Optimalisasi capaian pajak memiliki peran penting dalam kemandirian fiskal daerah. Salah satu upaya yang efektif adalah menerapkan digitalisasi dalam pelayanan publik, termasuk layanan perpajakan,” ujar Yuhronur Efendi.

Ia juga meminta jajaran terkait untuk mempercepat pencetakan dan distribusi SPPT PBB P2 agar proses pemungutan pajak dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Sementara itu, Kepala Bapenda Lamongan Edy Yunan Ahmadi menjelaskan bahwa SPPT PBB P2 tahun 2026 membawa pembaruan penting. SPPT kini memuat informasi tunggakan pajak tahun sebelumnya, sehingga proses penagihan menjadi lebih efektif dan transparan.

Pada tahap awal, sebanyak 872.182 lembar SPPT PBB P2 telah dicetak. Setiap harinya, kapasitas pencetakan mampu menjangkau dua kecamatan. Langkah ini diharapkan memperkuat kepatuhan pajak sekaligus menjaga tren positif pendapatan daerah Lamongan ke depan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PKK Lamongan Salurkan Bantuan Program Genting Periode Kedua, Sasar 189 Balita dan Ibu Hamil Rentan
DPRD Kendal Bahas Jawaban Bupati Terkait Raperda Pajak dan Retribusi
Lamongan Dibidik Terbitkan 20.000 Sertifikat Tanah pada 2026
Konsisten Turun ke Bawah, Lia Istifhama Perkuat Citra DPD RI di Mata Publik
Dankodaeral V Serahkan Koin Kehormatan, Apresiasi TNI AL untuk Peran Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama
Terima Koin Kehormatan Dankodaeral V, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dinilai Berperan Strategis Jaga Ketahanan Nasional
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama: Influencer Tak Cukup Viral, Ketenangan Batin Menentukan Dampak Pesan
Bukan Sekadar Populer, Senator DPD RI Lia Istifhama Konsisten Turun ke Akar Masalah Warga Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:05 WIB

PKK Lamongan Salurkan Bantuan Program Genting Periode Kedua, Sasar 189 Balita dan Ibu Hamil Rentan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:22 WIB

DPRD Kendal Bahas Jawaban Bupati Terkait Raperda Pajak dan Retribusi

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:29 WIB

Lamongan Dibidik Terbitkan 20.000 Sertifikat Tanah pada 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:04 WIB

Konsisten Turun ke Bawah, Lia Istifhama Perkuat Citra DPD RI di Mata Publik

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:51 WIB

Dankodaeral V Serahkan Koin Kehormatan, Apresiasi TNI AL untuk Peran Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

DPRD Kendal Bahas Jawaban Bupati Terkait Raperda Pajak dan Retribusi

Selasa, 13 Jan 2026 - 20:22 WIB