BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan melaksanakan Sosialisasi Implementasi Inovasi Mall Desa Sidomulyo, Selasa (27/1/2026), sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa agar lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. Program ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi yang efektif, transparan, dan responsif.
Sosialisasi tersebut diikuti para pemangku kepentingan desa dan perangkat daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bangkalan mendorong inovasi pelayanan publik berbasis kebutuhan warga, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta, menyampaikan bahwa inovasi Mall Desa kini telah memasuki tahap implementasi di sejumlah wilayah. Menurutnya, program ini tidak lagi berhenti pada konsep, melainkan mulai diterapkan secara bertahap.
“Proyek implementasi Mall Desa saat ini dilaksanakan di Kecamatan Klampis, Kecamatan Geger, dan Kecamatan Sepuluh,” ujar Wibagio.
Ia menjelaskan, replikasi inovasi Mall Desa di tiga kecamatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan desa yang lebih cepat, mudah, dan terstandar. Konsep Mall Desa memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan administrasi dalam satu sistem terpadu.
“Pelayanan desa tidak lagi berjalan parsial. Melalui Mall Desa, seluruh layanan terpusat dalam satu sistem dan terintegrasi dengan layanan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien dan efektif,” jelasnya.
Wibagio menambahkan, penguatan inovasi pelayanan publik juga sejalan dengan arahan Bupati Bangkalan. Setiap perangkat daerah pada 2026 didorong memiliki minimal dua inovasi, sementara setiap desa diwajibkan menghadirkan sedikitnya satu inovasi pelayanan.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, bertujuan membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintahan daerah hingga tingkat desa, sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Bangkalan berharap inovasi Mall Desa Sidomulyo dapat diimplementasikan secara optimal di desa sasaran dan menjadi model pelayanan publik desa yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
“Harapannya, Mall Desa dapat menjadi wajah baru pelayanan publik desa yang lebih dekat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Wibagio.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








