Anak Nelayan Bangkalan Berpeluang Dapat Beasiswa Penuh di PKP

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bangkalan menyerahkan surat permohonan kuota khusus mahasiswa PKP kepada pihak Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Pemkab Bangkalan menyerahkan surat permohonan kuota khusus mahasiswa PKP kepada pihak Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Selasa (27/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Upaya ini dilakukan melalui pengajuan kuota khusus mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (PKP) bagi putra-putri asal Bangkalan, sebagai bagian dari strategi menyiapkan tenaga terampil dan berdaya saing.

Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Bupati Bangkalan tentang Permohonan Kuota Khusus Mahasiswa PKP Asal Bangkalan yang dilaksanakan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Selasa (27/1/2026). Pertemuan ini menjadi awal pembahasan kerja sama pendidikan vokasi antara pemerintah daerah dan PKP.

Dalam pertemuan tersebut, diperoleh sejumlah poin strategis. Salah satunya, sekitar 20 persen mahasiswa PKP berpeluang memperoleh beasiswa penuh 100 persen, dengan syarat utama berasal dari keluarga pelaku usaha utama di bidang perikanan. Skema ini dinilai relevan dengan karakteristik wilayah Bangkalan yang memiliki potensi kelautan cukup besar.

Selain itu, Pemkab Bangkalan juga berpeluang memperoleh kuota khusus mahasiswa PKP melalui skema kerja sama resmi. Model serupa sebelumnya telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Paser yang memperoleh alokasi hingga 50 mahasiswa.

Adapun biaya pendidikan di PKP sebesar Rp11 juta per semester selama enam semester. Biaya tersebut mencakup kebutuhan pendidikan utama, sementara biaya makan dan asrama berada di luar biaya seragam.

PKP mencatat sekitar 80 persen lulusannya telah diterima bekerja bahkan sebelum menyelesaikan masa studi. Capaian ini menjadi nilai tambah bagi daerah dalam menyiapkan tenaga kerja vokasi yang siap pakai di sektor kelautan dan perikanan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan, Chk Karyadinata, menilai program kuota khusus ini sangat strategis bagi penguatan SDM lokal.

“Ini peluang besar bagi putra-putri Bangkalan untuk mengenyam pendidikan vokasi berkualitas dan berorientasi kerja. Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti agar kuota khusus benar-benar dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan akan dituangkan dalam surat balasan resmi dari pihak PKP kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru