DBHCHT 2026 Jember Disiapkan, Perlindungan Pekerja Rentan Diperluas

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi DBHCHT 2026 di Jember, Rabu (1/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rapat koordinasi DBHCHT 2026 di Jember, Rabu (1/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mulai mematangkan skema perlindungan pekerja rentan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas instansi di Hotel Fortunagrande Jember, Rabu (1/4/2026).

Fokus utama pertemuan adalah memastikan alokasi anggaran DBHCHT tepat sasaran untuk menjamin perlindungan ketenagakerjaan, khususnya bagi buruh tani tembakau dan pekerja sektor informal lainnya.

Rapat koordinasi tersebut melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember, BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah perangkat daerah seperti BKAD, Bappeda, dan Bagian Ekonomi Setkab. Agenda utama mencakup sinkronisasi regulasi serta pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar operasional program tahun depan.

Dalam forum itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya kejelasan teknis agar implementasi program tidak terkendala di lapangan. Selain itu, perluasan cakupan kepesertaan menjadi prioritas untuk meningkatkan perlindungan sosial bagi kelompok pekerja rentan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jember, Hadi Mulyono, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan program.

“Kami ingin memastikan kerja sama antara Pemkab Jember dan BPJS Ketenagakerjaan terus solid. Melalui DBHCHT, negara hadir memberikan jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi pekerja sektor tembakau,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, koordinasi dengan BKAD dan Bappeda diperlukan agar penganggaran berjalan sesuai aturan.

“Kami juga memastikan pengalokasian anggaran tetap berada dalam koridor hukum dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember, Dadang Komarudin, menyebut pembahasan PKS menjadi langkah strategis untuk meminimalkan hambatan teknis.

“Fokus kami adalah mempermudah proses pendaftaran dan memastikan manfaat jaminan sosial benar-benar dirasakan pekerja rentan,” kata Dadang.

Menurutnya, dukungan Pemkab Jember menjadi faktor penting dalam memperluas perlindungan sosial berbasis DBHCHT.

Program ini dinilai memiliki dampak signifikan dalam memperkuat jaring pengaman sosial, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain memberikan perlindungan kerja, kebijakan ini juga berkontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.

Dengan sinergi lintas sektor yang semakin solid, Pemkab Jember optimistis implementasi DBHCHT 2026 mampu menjangkau lebih banyak pekerja rentan. Pemerintah berharap perlindungan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan bagi masyarakat yang bergantung pada sektor tembakau.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru