LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Laren terus memantau perkembangan debit air Bengawan Solo sebagai langkah antisipasi potensi banjir. Pemantauan dilakukan di Pintu Air Floodway Plangwot, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (28/6/2026).
Hasil pengecekan menunjukkan tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo di lokasi tersebut berada pada angka 2,00 meter. Meski masih dalam kondisi terpantau, perubahan debit air terus diawasi karena dipengaruhi tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai.
Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH., mengatakan pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi sungai dapat diketahui sejak dini. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan debit air.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air Bengawan Solo, khususnya di Pintu Air Floodway Plangwot, agar setiap perkembangan dapat diketahui lebih cepat,” ujarnya.
Menurutnya, tinggi muka air Bengawan Solo di wilayah hukum Polsek Laren bersifat fluktuatif. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan di daerah hulu yang berdampak langsung terhadap peningkatan debit air yang mengalir ke wilayah Lamongan.
AKP Anang menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi sungai. Pemantauan rutin juga menjadi dasar dalam mengambil langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan debit air secara signifikan.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang aliran Bengawan Solo, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi sungai, khususnya saat curah hujan di wilayah hulu masih tinggi,” tegasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini situasi di sekitar Pintu Air Floodway Plangwot masih dalam kondisi aman dan terkendali. Kendati demikian, pemantauan akan terus dilakukan sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan risiko apabila terjadi perubahan debit air.
“Kami akan terus memonitor perkembangan tinggi muka air dan menyampaikan informasi kepada masyarakat apabila terdapat perubahan yang perlu diwaspadai,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar