Delapan Guru di Kota Blitar Kantongi Bantuan Kuliah S1

Sabtu, 15 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendampingan Dinas Pendidikan Kota Blitar kepada guru penerima bantuan kuliah S1 melalui skema RPL. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pendampingan Dinas Pendidikan Kota Blitar kepada guru penerima bantuan kuliah S1 melalui skema RPL. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah kembali mendorong peningkatan mutu tenaga pendidik melalui program pemenuhan kualifikasi akademik berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Tahun ini, delapan guru di Kota Blitar ditetapkan sebagai penerima bantuan biaya kuliah S1 dari Kemendikbudristek.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menyebut program tersebut menjadi dorongan bagi guru untuk terus meningkatkan kemampuan profesionalnya. “Program bantuan kuliah ini kami dorong untuk memperkuat kompetensi guru. Dari 40 pendaftar, delapan guru memenuhi kuota dan kebutuhan akademik. Yang belum lolos tetap kami dampingi agar tetap bersemangat mengikuti kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Bantuan pendidikan tersebut diatur melalui Peraturan Dirjen GTK Kemendikbudristek Nomor 2 Tahun 2025. Melalui skema RPL, guru yang belum bergelar sarjana mendapat dukungan biaya kuliah sebesar Rp3 juta per semester. Data penerima disesuaikan dengan sistem Dapodik untuk memastikan ketepatan sasaran.

Kabid PTK Dispendik Kota Blitar, M. Arifin, menjelaskan bahwa delapan penerima berasal dari total 46 guru yang tercatat belum menyelesaikan studi S1. “Seleksi mengacu pada Dapodik agar bantuan tepat sasaran. Setiap guru menjalani durasi studi berbeda sesuai hasil asesmen RPL,” terangnya.

Tiga penerima menjalani program afirmasi di Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), sedangkan lima lainnya mengikuti program reguler di Universitas Islam Lamongan (Unisla). Seluruh peserta kini sudah mulai mengikuti perkuliahan, dengan beban studi menyesuaikan rekognisi pengalaman mengajar masing-masing.

Program ini diharapkan mempercepat pemenuhan standar kualifikasi akademik guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran di Kota Blitar.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru