LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai mengembangkan Desa Binaan Itik di Desa Klagensrampat, Kecamatan Maduran, sebagai salah satu upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program yang digagas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan bersama Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya tersebut akan berlangsung selama dua tahun.
Pencanangan Desa Binaan Itik dilakukan pada Rabu (30/9) dan ditandai dengan peresmian Tugu Desa Binaan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Bupati Yuhronur mengatakan program tersebut diharapkan menjadi model untuk dikembangkan di desa-desa lain. Pemkab Lamongan juga ingin memperkuat peran daerah sebagai lumbung pangan sekaligus lumbung ternak nasional.
“Ini akan kami jadikan model untuk ke desa-desa yang lain. Ke depan Kabupaten Lamongan kami harapkan tidak hanya sebagai lumbung pangan nasional tapi juga sebagai lumbung daging, lumbung protein, lumbung ternak,” kata Yuhronur.
Pemkab Lamongan saat ini juga mempersiapkan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Peternak, Ternak, dan Peternakan. Regulasi itu diarahkan untuk memberikan kepastian harga dan pembinaan kepada peternak.
“Hari ini kita sedang proses untuk Perda Perlindungan Peternak, Ternak, dan Peternakan. Sehingga nanti masyarakat khususnya peternak ini nanti akan terlindungi, mendapatkan kepastian harga, kepastian pembinaan,” ujar Yuhronur.
Dekan FKH UNAIR Lilik Maslachah mengatakan pendampingan akan terus dilakukan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan. Pengembangan Desa Binaan Itik tidak berhenti pada produksi telur, tetapi diarahkan hingga menghasilkan DOD atau anak bebek usia sehari.
“Kedepannya kita tidak berhenti di sini, kami akan mengawal bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan terkait perkembangan bebek yang kami gagas bersama Kades dan tim,” kata Lilik.
Lilik berharap program tersebut dapat menjadi pilot project yang bisa dikembangkan di daerah lain sehingga memberikan manfaat bagi kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lamongan.
Dalam pencanangan itu, KTT Berkah Telur Nusantara Desa Klagensrampat Maduran menerima bantuan berupa 200 ekor bebek betina, 20 ekor bebek jantan, 1.500 kilogram pakan, serta rehabilitasi satu paket kandang.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar