Dikmaba Infanteri Ditutup, Pangdam Diponegoro Titip Pesan Tegas ke Prajurit

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG, RadarBangsa.co.id – Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup di Lapangan dr. Koesen Hirohoesodo, Rindam IV/Diponegoro, Selasa (11/8/2026). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan tersebut.

Penutupan pendidikan menjadi momentum bagi para mantan Prajurit Siswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua. Pendidikan tersebut menjadi tahap penting dalam membentuk kemampuan dasar keprajuritan sekaligus karakter prajurit.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menekankan bahwa tantangan tugas prajurit ke depan semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut setiap Bintara Infanteri memiliki kemampuan kepemimpinan lapangan, penguasaan teknik dan taktik bertempur, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Bintara Infanteri dituntut memiliki kepemimpinan lapangan yang andal, menguasai teknik dan taktik bertempur, baik secara perorangan maupun dalam hubungan tim, serta mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung keberhasilan tugas pokok di satuan,” tegas Achiruddin.

Pangdam menjelaskan, pendidikan Bintara Infanteri tidak hanya berorientasi pada keterampilan militer. Pembentukan karakter juga menjadi bagian penting agar para prajurit memiliki landasan moral dan sikap yang sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta 8 Wajib TNI.

Menurutnya, penyelenggaraan Dikmaba Infanteri juga menjadi bagian strategis dalam memenuhi kebutuhan personel TNI AD sekaligus mendukung pembentukan dan pengembangan satuan teritorial. Para lulusan diharapkan memiliki keunggulan dalam aspek kepribadian, mental, fisik, dan akademik.

Pangdam berpesan kepada para prajurit yang baru dilantik agar menjaga kehormatan sebagai bagian dari keluarga besar TNI AD dan Korps Infanteri yang dikenal sebagai “Queen of The Battle”. Mereka juga diminta menghindari pelanggaran disiplin serta menjunjung tinggi norma keprajuritan.

“Jadilah prajurit yang rendah hati dan humanis. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus mampu memberikan bantuan dan solusi,” pesan Pangdam.

Ia menegaskan, setiap prajurit harus menyadari bahwa TNI berasal dari rakyat dan pengabdiannya ditujukan untuk kepentingan rakyat. Karena itu, profesionalisme harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat.

Para Bintara Infanteri yang baru dilantik juga diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan ketika menjalankan tugas di satuan masing-masing. Kesiapan tersebut menjadi bekal untuk menghadapi tuntutan tugas di berbagai wilayah penugasan.

Upacara penutupan turut dihadiri Danrem 072/Pamungkas, Danrindam IV/Diponegoro, para Asisten dan Kabalakdam IV/Diponegoro, Ketua beserta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, serta para pelatih, Gadik/Gumil, pembina dan unsur terkait.

Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2026 menandai berakhirnya pendidikan sekaligus dimulainya pengabdian para prajurit berpangkat Sersan Dua di lingkungan TNI AD. Mereka dituntut menerapkan kemampuan yang telah diperoleh dengan tetap berpegang pada profesionalisme, disiplin, moralitas, dan kepedulian kepada rakyat.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan
Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru