Dinas Pangan Sidoarjo Gelar Forum Konsultasi Publik, Bahas Perizinan PSAT dan Layanan Online

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Ruang Rapat Dinas Pangan dan Pertanian, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Dr. Eni Rustianingsih, S.T., M.T., didampingi Sekretaris Dinas, drh. Toni.
Forum tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan transparansi, partisipasi masyarakat, serta menyempurnakan standar pelayanan publik di lingkungan Dinas Pangan dan Pertanian.

Kegiatan diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), UPTD, pelaku usaha pangan, kelompok tani, peternak, akademisi, hingga insan media.

Soroti Perizinan Penggilingan Padi
Dalam sesi diskusi, perwakilan PT Cahaya Empat Arta, Tejo Sunario, menyoroti masih banyaknya usaha penggilingan padi yang beroperasi tanpa mengantongi izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri (PSAT PDUK).

“Kami sudah mengurus izin, tetapi masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki izin. Ada ketimpangan. Sosialisasi memang sudah dilakukan, namun bagaimana tindak lanjut pengawasannya dari dinas?” ujarnya.

Selain itu, Tejo juga mengeluhkan proses pengurusan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang menurutnya masih membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari.
Dinas Dorong Pelaku Usaha Naik ke Label Hijau
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan secara langsung kepada pelaku usaha melalui pendekatan door to door.

Menurutnya, memperoleh izin edar dengan label putih relatif mudah selama persyaratan administrasi melalui OSS telah dipenuhi.

“Untuk mendapatkan izin label putih sangat mudah. Pelaku usaha cukup melengkapi persyaratan di OSS. Namun izin tersebut hanya berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang maksimal tiga kali. Setelah itu, pelaku usaha harus meningkatkan statusnya ke label hijau,” jelas Eni.

Ia mengakui proses menuju label hijau memang lebih menantang karena harus memenuhi sejumlah persyaratan tambahan, seperti uji laboratorium dan izin sanitasi.

Karena itu, Dinas Pangan dan Pertanian terus mendorong optimalisasi layanan perizinan secara daring agar pelaku UMKM sektor pertanian dapat memperoleh legalitas usaha dengan lebih cepat, mudah, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru