DPMD Bangkalan Monitoring Ketahanan Pangan BUMDes Bumi Mentari

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPMD Bangkalan bersama Fakultas Teknik UTM melakukan monitoring program ketahanan pangan di BUMDes Bumi Mentari, Desa Kampak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

DPMD Bangkalan bersama Fakultas Teknik UTM melakukan monitoring program ketahanan pangan di BUMDes Bumi Mentari, Desa Kampak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan melakukan monitoring pelaksanaan program ketahanan pangan di BUMDes Bumi Mentari, Desa Kampak, Kecamatan Geger. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai upaya memastikan keberlanjutan program yang dijalankan unit-unit usaha BUMDes.

Salah satu unit usaha unggulan yang dikembangkan ialah budidaya melon hidroponik dengan konsep green house. Melon yang dihasilkan memiliki kualitas baik dengan cita rasa manis serta dipasarkan dengan harga yang kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat.

Tak hanya menjadi sentra produksi, kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi melalui program petik melon. Pengunjung dapat memetik sekaligus membeli buah segar langsung dari kebun, sehingga memberi nilai tambah bagi pengembangan ekonomi desa.

Kepala DPMD Kabupaten Bangkalan melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Erick, mengatakan BUMDes Bumi Mentari menjadi salah satu contoh pengelolaan usaha desa yang mampu mengoptimalkan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.

“BUMDes Bumi Mentari menjadi contoh bahwa apabila dikelola dengan sungguh-sungguh, BUMDes mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kami mengapresiasi Kepala Desa Kampak beserta pengurus BUMDes yang telah menunjukkan komitmen dalam mengelola usaha desa secara profesional,” ujarnya.

Menurut Erick, keberhasilan yang diraih BUMDes Bumi Mentari tidak terlepas dari keseriusan pemerintah desa dalam membangun unit usaha yang memiliki daya saing dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau ada niat, keseriusan, dan pengelolaan yang baik, hasilnya tentu akan positif. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keberhasilan BUMDes juga dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADesa) serta mendorong kemandirian desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi yang dilakukan BUMDes Bumi Mentari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Bangkalan untuk mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.

“Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi desa lainnya untuk terus berinovasi dalam mengembangkan unit usaha desa yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kampak, Djupri, menyebut budidaya melon hidroponik di BUMDes Bumi Mentari mampu menghasilkan panen sebanyak tiga hingga empat kali dalam setahun. Produktivitas tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Melalui kegiatan monitoring ini, DPMD Kabupaten Bangkalan bersama Fakultas Teknik UTM akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap unit-unit usaha BUMDes agar mampu berkembang secara inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi desa sehingga BUMDes dapat tumbuh menjadi usaha yang mandiri, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru