Dukcapil Bangkalan, Peningkatan Cakupan Akta Kematian Melalui Program Buku Pokok Pemakaman

- Redaksi

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Administrator Data Base Kependudukan Ahli Muda Rachmat Syarifudin, SE (IST)

Administrator Data Base Kependudukan Ahli Muda Rachmat Syarifudin, SE (IST)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka meningkatkan pelaporan peristiwa kematian dan cakupan kepemilikan akta kematian, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kabupaten Bangkalan menganggap perlu adanya upaya yang strategis dan sistematis dengan pelaksaan program pencatatan Buku Pokok Pemakaman (BPP). Upaya terus dilakukan untuk memaksimalkan program, hal tersebut mengacu kepada surat edaran Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil tertanggal 30 Maret 2021.

Dalam upayanya Dukcapil kabupaten Bangkalan melalui Administrator Data Base Kependudukan Ahli Muda Rachmat Syarifudin, SE mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi persuasif kepada beberapa kepala desa/kelurahan perihal program yang saat ini dijalankan dengan memberikan formulir pengisian BPP. Al hasil dari beberapa kades/Lurah yang sudah dikunjungi kini telah merealisasikan program tersebut dengan menyerahkan datanya setiap bulan ke dukcapil.

Rachmat sapaannya mengatakan pada dasarnya program BPP tersebut peruntukannya hanya mencatat data warga yang meninggal di setiap desa setempat sesuai domisilinya dan untuk sinkronisasi data desa/kelurahan dengan dukcapil.

” Sebetulnya dengan adanya program tersebut tujuannya hanya mensinkronkan data desa dengan dukcapil, selanjutnya kami akan membantu proses pembaruan dengan menerbitkan akta kematian, perubahan kartu keluarga, dan perubahan KTP-el bagi yang statusnya kawin dari pihak almarhum. Dan itu semua kami lakukan tidak ada unsur politik ataupun terkait unsur lainnya ” Urainya saat ditemui media di ruang kerjanya. Senin (14/3).

Ditambahkan pihaknya akan selalu aktif melakukan jemput bola pencatatan kematian dengan melibatkan aparat desa/kelurahan sampai ke tingkat RW atau RT untuk aktif mendata dan melaporkan warganya yang meninggal dengan mengisi Buku Pokok Kematian.
” Kami akan terus berupaya pada 273 desa di kabupaten Bangkalan secara estafet melakukan pendekatan untuk suksesnya program ini ” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Dorong DMI Jatim Terlibat Program Strategis Nasional
Khofifah Resmikan Huntara di Trenggalek,Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Beri Apresiasi
Hakordia Muda Mudi Fest 2025 Perkuat Kreativitas dan Integritas Pemuda Kota Blitar
Gubernur Jawa Timur Khofifah Percepat Bantuan Medis ke Pidie Jaya
Bencana Aceh, Gubernur Khofifah Gerak Cepat Bantu Pengungsi
Khitan Massal Disabilitas di Surabaya, Anggota DPD RI Lia Istifhama Gaungkan Spirit CINTA
200 Hipnoterapis Siap Pulihkan Mental Korban Bencana Sumatera
Digitalisasi Bansos Nasional Dimulai, Banyuwangi Jadi Role Model

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:03 WIB

Gubernur Khofifah Dorong DMI Jatim Terlibat Program Strategis Nasional

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:53 WIB

Khofifah Resmikan Huntara di Trenggalek,Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Beri Apresiasi

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:54 WIB

Hakordia Muda Mudi Fest 2025 Perkuat Kreativitas dan Integritas Pemuda Kota Blitar

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:58 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Percepat Bantuan Medis ke Pidie Jaya

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:02 WIB

Bencana Aceh, Gubernur Khofifah Gerak Cepat Bantu Pengungsi

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan kepada pengurus DMI Jatim pada Masjid Award 2025 di Islamic Center Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Senin, 8 Des 2025 - 06:21 WIB