Dukungan untuk Abdus Syukur Menguat Jelang Konferprov PWI NTB

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Abdus Syukur bersama Ketua SMSI Kota Mataram, Sofiana Mufidah, usai menyampaikan dukungan dalam pencalonan Ketua PWI NTB. | Foto DoK Ho/RadaraBangsa

H. Abdus Syukur bersama Ketua SMSI Kota Mataram, Sofiana Mufidah, usai menyampaikan dukungan dalam pencalonan Ketua PWI NTB. | Foto DoK Ho/RadaraBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id — Komitmen H. Abdus Syukur untuk maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sosoknya yang dikenal aktif dalam dunia jurnalistik dan organisasi, dinilai pantas memimpin PWI NTB ke arah yang lebih progresif dan profesional.

“Alhamdulillah, saya sudah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PWI NTB. Selanjutnya, saya serahkan sepenuhnya kepada rekan-rekan pemilik suara untuk menilai dan memilih yang terbaik bagi organisasi ini,” ujar Abdus Syukur kepada wartawan, Senin (15/7/2025).

Ia juga berharap Konferensi Provinsi (Konferprov) ke-7 PWI NTB yang akan digelar pada 2–3 Agustus mendatang dapat berlangsung tertib, lancar, dan membawa keberkahan bagi seluruh insan pers di daerah.

Dukungan terhadap pencalonan Abdus Syukur terus mengalir. Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTB, M. Tajir Asyjar Djr., menilai Abdus Syukur sebagai figur yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memahami dinamika organisasi secara mendalam.

“PWI adalah organisasi besar dan penting. Ia perlu dipimpin oleh orang yang tidak hanya paham administrasi, tapi juga memiliki ketegasan dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Menurut saya, Pak Abdus Syukur sangat memenuhi kriteria itu,” kata Tajir.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kemandirian dan soliditas PWI NTB di tengah isu-isu yang berkembang di tingkat pusat. “Harapan kami, siapapun yang terpilih nanti, khususnya jika Pak Abdus mendapat amanah, bisa membawa PWI NTB tetap solid, mandiri, dan bebas dari dinamika negatif nasional,” tegasnya.

Sementara itu, dukungan serupa datang dari Ketua SMSI Kota Mataram, Sofiana Mufidah. Ia menyebut rekam jejak dan pengalaman Abdus Syukur dalam dunia jurnalistik sebagai modal utama untuk membawa PWI NTB melangkah lebih jauh.

“Beliau punya kapabilitas yang sangat mumpuni. Profesionalismenya di dunia pers tidak diragukan. Karena itu, saya pribadi mendukung penuh beliau untuk maju,” ujar Sofie, sapaan akrabnya.

Menurut Sofie, kehadiran sosok seperti Abdus Syukur di pucuk kepemimpinan PWI akan membuka ruang baru bagi pembinaan wartawan dan penguatan organisasi profesi di NTB.

“Kalau beliau bersedia maju, saya sebagai Ketua SMSI Kota Mataram bersama rekan-rekan lainnya siap memberikan dukungan penuh hingga proses pemilihan nanti,” tandasnya.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru