Gebyar BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Semarakkan HUT RI ke-81, Perluas Jaminan Sosial bagi Nelayan Paciran

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gebyar BPJS Ketenagakerjaan Lamongan saat memberikan edukasi jaminan sosial kepada nelayan di Paciran. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gebyar BPJS Ketenagakerjaan Lamongan saat memberikan edukasi jaminan sosial kepada nelayan di Paciran. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lamongan memperluas edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada nelayan di wilayah Paciran, Lamongan, melalui kegiatan Gebyar BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Senin (24/08/2026).

Sosialisasi menyasar komunitas Rukun Nelayan Blimbing, khususnya pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pekerja informal mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Nelayan menjadi salah satu kelompok pekerja yang menghadapi risiko pekerjaan cukup tinggi. Karena itu, pemahaman mengenai jaminan sosial dinilai penting untuk memberikan perlindungan saat menghadapi risiko dalam bekerja.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita hidupkan melalui hal-hal yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah memastikan para pekerja, termasuk nelayan, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Jody Nuraga.

BPJS Ketenagakerjaan Lamongan juga mendorong perluasan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat. Di antaranya Agen PERISAI, Kelurahan Blimbing, serta Keamanan Laut Terpadu Lamongan (Kamladu).

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi sekaligus membuka akses perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal, termasuk nelayan dan kelompok BPU lainnya.

Perwakilan Kelurahan Blimbing, Sanusi, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting bagi masyarakat, terutama nelayan yang menghadapi berbagai risiko saat bekerja.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, karena perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi masyarakat kita, khususnya para nelayan dan para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU),” ucap Sanusi.

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Berita Terbaru