MATARAM, RadarBangsa.co.id — Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari, memicu respons kemanusiaan dari RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Rumah sakit tersebut mengerahkan tim medis PSC 119 MEMS untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. BMKG kemudian memperbarui peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Dalam pemodelan BMKG, sejumlah wilayah masuk status Siaga sehingga masyarakat diminta mengikuti arahan evakuasi yang disampaikan pemerintah daerah. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan kesiapsiagaan dan dukungan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram melalui PSC 119 MEMS menyiapkan personel untuk memperkuat penanganan kesehatan di lokasi bencana. Tim medis disiapkan menghadapi kebutuhan pertolongan medis hingga kondisi kegawatdaruratan yang dapat muncul setelah gempa.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram sekaligus Ketua PERSI NTB, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., mengatakan pengerahan tim merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan rumah sakit.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Kehadiran PSC 119 MEMS merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dari Mataram,” kata Eka.
Menurutnya, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana membutuhkan kecepatan, kesiapan, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan. Tim yang dikirim diharapkan dapat memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
“Tim kami hadir untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan di lokasi bencana. Kami berharap kehadiran mereka dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Eka juga mengingatkan personel yang bertugas agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan misi kemanusiaan. “Semoga seluruh tim diberikan kesehatan, keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Semoga kehadiran mereka dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat terdampak,” katanya.
Pengerahan PSC 119 MEMS menjadi bagian dari komitmen RSUD H. Moh. Ruslan Mataram dalam memperkuat pelayanan kegawatdaruratan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dukungan tenaga kesehatan lintas wilayah juga menjadi bagian penting ketika fasilitas kesehatan di daerah terdampak menghadapi tekanan tinggi.
Melalui tim tersebut, RSUD H. Moh. Ruslan Mataram membawa semangat “Dari Mataram untuk Kemanusiaan” dengan menghadirkan pelayanan kesehatan ke tengah masyarakat ketika kondisi darurat membutuhkan.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar