Gerindra Jatim Matangkan Konsolidasi, Banyuwangi Jadi Poros Sinkronisasi Program Nasional

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor dan Bimtek Gerindra Jawa Timur di Banyuwangi, dihadiri Bupati Ipuk Fiestiandani. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rakor dan Bimtek Gerindra Jawa Timur di Banyuwangi, dihadiri Bupati Ipuk Fiestiandani. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi lokasi strategis konsolidasi politik Jawa Timur setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Eksekutif-Legislatif Partai Gerindra se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada 8–10 Desember 2025 ini dihadiri kepala daerah, pimpinan fraksi, serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota untuk membahas penyelarasan program pusat dan daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menilai forum ini menjadi momentum memperkuat hubungan kerja eksekutif dan legislatif.
“Banyuwangi berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah. Semoga forum ini semakin memperkuat kerja bersama dalam menjalankan amanah publik,” ujar Ipuk.

Ipuk menegaskan bahwa arah kebijakan Banyuwangi selama ini sejalan dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bukti keberhasilan adalah penurunan angka kemiskinan Banyuwangi secara konsisten.
“Pada 2020 angka kemiskinan masih sekitar delapan persen, kini sudah turun menjadi 6,13 persen. Ini berkat dukungan banyak pihak, termasuk sahabat-sahabat Gerindra,” kata Ipuk.

Selain itu, Banyuwangi mulai mengintegrasikan dua program prioritas nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat (SR). Pemkab menekankan agar pelaksanaan program memberikan manfaat ganda bagi ekonomi lokal.
“Kami meminta bahan pangan program MBG dipenuhi oleh petani dan peternak Banyuwangi sejauh mencukupi. Jadi manfaat program Presiden tidak hanya dirasakan anak-anak tetapi juga pelaku usaha desa,” jelas Ipuk.

Untuk Sekolah Rakyat, Banyuwangi kini memiliki dua sekolah yang menampung ratusan siswa dari keluarga tidak mampu. Pemkab menilai SR menjangkau kelompok-kelompok rentan yang belum tertampung di sekolah umum.

Anggota Dewan Pembina DPP Gerindra, Wihadi Wiyanto, menyampaikan bahwa program nasional, seperti MBG, dirancang tidak hanya memenuhi gizi anak tetapi juga menggerakkan ekonomi desa.
“Program MBG membuka peluang bagi petani, peternak, dan koperasi melalui rantai pasok lokal. Ini bagian dari strategi memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebijakan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah menyediakan pendidikan gratis tanpa mengurangi kualitas.

Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, menekankan bahwa efektivitas pembangunan sangat ditentukan oleh harmonisasi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Jika pusat dan daerah selaras, kebijakan akan berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru